Menyongsong Gelar Pahlawan Nasional, Pemuda NW Lotim Gelar NW Bersolawat

SYUKUR : Sebagai ungkapan rasa syukur atas gelar pahlawan Nasional TGKH M Zainuddin Abdul Madjid, Pemuda NW Lombok Timur menggelar NW bersolawat didepan kantor Bupati Lombok Timur

Hari pahlawan Nasional 10 November merupakan hari yang sangat bersejarah bagi warga Nahdlatul Wathan (NW), dimana pada hari itu adalah hari penganugerahan gelar pahlawan nasional bagi pendiri NW, Maulanasyaikh TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid atas jasa-jasanya merebut kemerdekaan Indonesia dari tangan penjajah.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat – Menyongsong gelar pahlawan nasional bagi ulama kharismatik NTB itu, Rabu, (08/11/2017) Pimpinan Daerah Pemuda Nahdlatul Wathan (PD Pemuda NW) Lombok Timur melakukan aksi damai dan pembacaan solawat sebagai wujud syukur atas penganugerahan gelar pahlawan nasional bagi Maulanasyaikh itu.

Sebelm melakukan long march dari simpang empat Selong menuju kantor Bupati Lombok Timur, ratusan massa Pemuda NW itu terlebih dahulu melakukan do’a bersama di taman makam pahlawan Rinjani Selong.

Pantauan Corong Rakyat, sepanjang ruas jalan depan kantor Bupati Lombok Timur dipadati massa. Selain Pemuda NW, aksi damai bersolawat itu diikuti pula oleh badan otonom NW Lainnya seperti Himpunan Mahasiswa (Himmah NW) dan Ikatan Pelajar (IPNW).

Lantunan solawat dan lagu-lagu perjuangan NW serta lagu kebangsaan Indonesia Raya terus dilantunkan massa aksi.

Di ruas jalan depan Kantor Bupati Lombok Timur, secara bergantian para orator menyamp’aikan orasi dan ucapan rasa syukur dan terimakasih atas gelar pahlawa nasional bagi maulanasyaikh itu.

Ketua Pemuda NW Lombok Timur, Hasanah Efendi dalam orasinya mengatakan, perjalanan panjang pengusulan gelar pahlawan Nasional untuk guru besar yang sekaligus sebagai pendiri Ormas terbesar NTB, yakni NWDI, NBDI, dan NW.

Bahwa perjuangan untuk mendapatkan gelar pahlawan Nasional itu diawali pihaknya mulai 10 November 2014, dimana saat itu Pemuda NW melakukan aksi menuntut pemerintah daerah mendukung pengusulan gelar pahlawan Nasional untuk TGKH M Zainuddin abdul madjid, kemudian Tiga hari setelah itu Pemuda NW hearing dengan DPRD Lotim pada tanggal 14 November 2014.

Atas perjuangan yang dilakukan Pemuda NW dan dukungan penuh dari jamaah, abituran dan simpatisan NW serta semua elemen masyarakat Lombok Timur pada khususnya dan NTB pada umumnya, pada tahun 2015 Bupati Lombok Timur, DR. H Moh Ali Bin Dachlan menerbitkan Surat Keputas (SK) Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) yang mana kala itu diketuai oleh Syarif Waliyullah.

Selain itu pihak Pemuda NW juga melakukan study banding cara pengususlan gelar pahlawan nasional yang baik dan benar ke Kabupaten Buleleng Bali dan markas Veteran Buleleng Denpasar Bali. Kabupaten Buleleng diambil sebagai daerah tujuan study banding karena kabupaten itu memiliki pahlawan Nasional.

“Setelah itu kami terus melakukan pressure dan upaya-upaya lain untuk gelar pahlawan Nasional, dan syukur alhamdulillah pada bulan November 2017 ini Presiden RI memberikan gelar pahlawan Nasional untuk Guru Besar kita, TGKH M Zainuddil Abdul Madjid,” ujar lelaki berperawakan subur yang akrab disapa Hasfen itu.

Lebih jauh Hasfen menandaskan, penganugerahan gelar pahlawan Nasional itu akan diterima langsung oleh kedua puteri beliau yakni Ummy Hj. Sitti Rauhun Zainuddin Abdul Madjid dan Ummy Hj. Sitti Raihanun Zainuddin Abdul Madjid pada hari pahlawan 10 November 2017.

Sementara itu, Kamaruzzaman dalam orasinya menyampaikan ucapan terimakasi kepada semua pihak yang telah mendukung dari awal perjuangan hingga terbitnya gelar pahlawan Nasional seperti Bupati Lombok Timur, DR. H Moh Ali Bin Dachlan, Tim Penggagas/ pengusung gelar pahlawan Nasional TGKH M Zainuddin Abdul Madjid, TP2GD Kab Lombok Timur, TP2GD Prov NTB dan seluruh jamaah dan lapisan masyarakat NTB.

“Rasa syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT atas gelar pahlawan Nasional bagi Guru Besar kita, dan ucapan terimakasi yang tiada terhingga kepada semua pihak dan seluruh lapisan masyarakat yang telah mendukung perjuangan kita ini,” ujar Kamaruzzaman melalui pengeras suara yang disambut takbir ratusan massa.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Lombok Timur, AKBP. M Eka Fathurrahman, juga turut berorasi, dalam testimoninya dihadapan massa Pemuda NW ia menyampaikan rasa syukur atas gelar Pahlawan Nasional itu.

“Saya bangga bisa berbicara menyampaikan rasa syukur saya ditempat ini (Hadapan massa Pemuda NW-Red). Semua orang tahu bagaimana perjuangan TGKH M Zainuddin Abdul Madjid dalam merebut kemerdekaan RI sehingga sepatutnyalah almaghfuralahu mendapatkan gelar Pahlawan Nasiona,” ujar Eka. (cr-max)