Memperihatinkan, Nenek Jompo Tinggal di Rumah Bedek. KNPI Minta Pemerintah Intervensi

Salah seorang Nenek warga Dasan Kerepuk, Desa Pengadangan Barat, Kec. Pringgasela ,Lombok Timur mengahabiskan masa-masa tuanya di rumah yang sudah tidak layak huni. 23/02.

LOMBOK TIMUR, Corongraykayat.co.id – Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Derah DPD KNPI Lombok Timur, Andi Budiman,S.H. ahad 23/02. mengunjungi rumah seorang nenek tidak layak huni di Dasan Kerepuk yang tetap tegar meski hidupnya berkekurangan.

Adalah Inak Irani yang biasa di sapa Inak Genteng mengaku dirinya telah puluhan tahun menghabiskan masa tuanya bertempat tinggal di rumah yang hanya bertembok bedek, berlantaikan tanah dan beratapkan asbes.

“Saya sudah puluhan tahun tinggal disini walaupun sering di kunjunjungi oleh lembaga daerah tetapi bantuan untuk rehap rumah tak kunjung datang” Ujarnya.

Inak Genteng yang sehari-hari bekerja serabutan menjadi buruh tani dan belian sasak guna mencukupi kebutuhan hidupnya, selain itu ia juga kini sedikit mengalami gangguan pengelihatan .

Inak Genteng Menambahkan pernah suatu ketika di kondisinya yang seperti itu masih ada juga orang yang tega menipunya.

“Dulu pernah saya di tipu sampai kambing saya korbankan untuk pengobatan mata, tetapi sekian lama saya tunggu, yang bersangkutan malah raib entah kemana,” pungkasnya dengan Wajah sedih.

Melihat dan mendengarkan curhatan dari nenek Genteng, KNPI Lombok Timur, meminta agar multi pihak bisa melirik kondisi sosial yang sedang di alami oleh nenek genteng, terutama dari istansi dan lembaga pemerintahan daerah Lombok Timur.

“Kami minta supaya pemerintah lebih tanggap dengan lembaga-lembaga yang dia miliki, Pemerintah sampai ketingkat Desa, supaya cepat merespon dan memberikan solusi untuk langkah apa yang harus di lakukan, seperti Nenek Genteng ini agar bisa di bantu perbaikan rumah dan kesehatan matanya,” Ujar Andi.

Lebih jauh Andi berharap, Pemerintah supaya cepat bantu, tidak hanya bantuan dalam bentuk uang kemudain selesai, tapi justru yang di harpakan adalah bagaimana dia bisa cepat tertangi dengan baik secara teknis oleh pemerintah Lambok Timur.

“Kemudian kondisi rumahnya saya lihat sangat tidak layak maka ini penting juga di lihat oleh pemerintah, agar dia juga layak tempat tinggalnya, karena ketidaklayakan rumahnya ini menjadi pemicu rentan terkena penyakit,” Tutup Andi yang berkulit hitam manis itu. (Cr-09).