Lombok Utara |CorongRakyat.co.id— Mahasiswa Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Universitas Mataram (Unram) Desa Sesait, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, menggelar Workshop Pengolahan dan Pengemasan Kopi untuk meningkatkan nilai tambah potensi kopi lokal, Minggu malam (20/7/2025).
Bertempat di Kedai Kopi Titik Anggur, Dusun Lokok Tujan, kegiatan ini dihadiri para petani kopi, penggiat kopi, perangkat desa, perwakilan BUMDes, puluhan pemuda dan anggota Karang Taruna Sesait, serta tamu undangan KKN/KKP dari desa-desa sekitar Kecamatan Kayangan. Kehadiran berbagai pihak ini mencerminkan komitmen bersama untuk mengembangkan kopi Desa Sesait secara berkelanjutan.
Ketua KKN PMD UNRAM Desa Sesait 2025 menjelaskan, tujuan workshop adalah memaksimalkan hasil budidaya kopi melalui pengolahan pascapanen dan pengemasan yang menarik, sehingga produk kopi desa mampu bersaing di pasar luar. Selama ini, banyak petani menjual hasil panen ke pengepul dengan harga rendah akibat posisi tawar yang lemah. Dengan inovasi pengolahan dan branding, diharapkan petani dapat memperoleh keuntungan yang lebih layak.
Materi workshop disampaikan oleh penggiat kopi sekaligus pemilik Kedai Kopi Titik Anggur, Wisnu Supangga, yang memaparkan proses menghasilkan kopi berkualitas, mulai dari pascapanen, penyimpanan, pengemasan, hingga strategi pendistribusian. Diskusi interaktif juga membahas upaya menjadikan kopi sebagai salah satu pilar ekonomi desa, dengan fokus pada peningkatan kualitas produk dan perluasan pasar.
Perwakilan perangkat desa, Bapak Kasi, menegaskan besarnya potensi kopi Desa Sesait, khususnya jika dikembangkan oleh generasi muda. Senada, perwakilan BUMDes menyampaikan motivasi agar anak-anak muda tidak sekadar menjual kopi dalam bentuk biji mentah, tetapi mengolahnya menjadi produk dengan cita rasa khas. BUMDes juga siap mendukung inisiatif warga dalam mengembangkan potensi desa.
Sebelum kegiatan, mahasiswa KKN terlebih dahulu mengeksplorasi kebun kopi Desa Sesait dan melakukan pengolahan mandiri. Dari proses ini lahirlah produk kopi brand baru bernama ON SAIT, akronim dari “kopi setempat” atau “kopi dari Sesait”. ON SAIT menjadi simbol kebanggaan masyarakat, mewakili perjalanan biji kopi dari tanah subur Lombok Utara hingga menjadi minuman berkualitas dengan rasa yang khas.
Dengan dukungan BUMDes dan pemerintah desa, ON SAIT diharapkan mampu mengangkat nama Desa Sesait ke pasar yang lebih luas. Tidak hanya menjual kopi, masyarakat kini menawarkan cerita, kualitas, dan kebanggaan yang tertuang di setiap cangkir.||Asrori CR

