Lombok Timur – Kinerja Samsat Lombok Timur (Lotim) terus menuai apresiasi, terutama dari Pemerintah Daerah setempat. Penerapan skema bagi hasil pajak kendaraan bermotor atau Opsen yang melibatkan Pemerintah Daerah dengan Samsat Selong terbukti efektif meningkatkan pendapatan daerah dari sektor pajak kendaraan.
Kepala UPTB Samsat Selong, Abdul Aziz, menyampaikan bahwa berkat kerja keras seluruh jajaran dan meningkatnya kesadaran masyarakat, pendapatan pajak kendaraan di Lombok Timur mengalami tren positif.
“Alhamdulillah, pendapatan dari pajak kendaraan terus mengalami peningkatan. Ini adalah hasil kerja bersama, serta wujud kesadaran masyarakat yang semakin baik terhadap kewajiban perpajakan,” ujar Abdul Aziz, Rabu (3/7).
Meski berbagai cibiran dan kritik sempat muncul, pihaknya menjadikan semua masukan sebagai bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.
“Kami tidak anti kritik. Justru kami sangat terbuka terhadap masukan, itu menjadi cambuk untuk kami terus berbenah. Pelayanan di Samsat Selong akan terus kami tingkatkan,” tegasnya.
Abdul Aziz juga mengimbau masyarakat yang belum memahami prosedur dan aturan perpajakan agar datang langsung ke kantor Samsat Selong.
“Silakan datang ke kantor Samsat, kami siap melayani dan memberikan penjelasan sejelas-jelasnya. Jangan ragu, kami terbuka untuk diskusi,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, ia kembali mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak menggunakan jasa calo dalam urusan pembayaran pajak.
“Jangan percaya pada oknum calo. Itu hanya akan merugikan masyarakat sendiri di kemudian hari,” imbuhnya.
Menutup keterangannya, Abdul Aziz menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat Lombok Timur atas dukungan dan partisipasinya dalam meningkatkan kepatuhan pajak.
“Saya atas nama seluruh jajaran Samsat Selong mengucapkan terima kasih atas masukan dan dukungan masyarakat. Kami akan terus membenahi kekurangan, agar pelayanan semakin maksimal dan kepercayaan masyarakat semakin kuat,” tutupnya.|| Asrori

