Kekurangan 20 Mega Watt, PLN Lakukan Pemadaman Bergilir

Lombok Timur. corongrakyat.co.id– Belum beroperasinya PLTU Jeranjang Lombok Barat, pasokan energi khusus wilayah Lombok Timur mengalamai defisit sekitar 20 Mega Watt setiap jam beban puncak, untuk mengatasi masalah ini, PLN melakukan pemadaman bergilir, demikian ditegaskan Kepala PLN Ranting Selong. Nanang diruangannya .(Selasa, 17/03/2015 ) .
Pemadaman bergilir ini, Jelas Nanang bervariasi, antara pola lima hari  satu kali mati dan tujuh hari satu kali mati.
” Suplay dari Jeranjang hanya satu unit yang beroperasi sedangkan satu unitnya dalam tahap uji coba,” ujarnya.
Nanang juga menambahkan bahwa saat ini kebutuhan konsumen sekitar 30 MW pada beban puncak antara pukul 18.00-20.00 wita. Untuk wilayah diluar Eks KLP. Total beban puncak pulau Lombok sekitar 135 MW.
Ditanya apakah ada hubungannya kekurangan daya ini dengan pencabutan mesin gengset Paoq Motong, Nanang mengatakan dirinya belum mengetahui soal itu, karena beda manageman dengan PLTA.
Ditempat terpisah Kepala Desa Bagik Payung Timur Kecamatan Nasrun,  Suralaga mengatakan bahwa pemdaman listrik diwilayah eks KLP, tidak terjadwal, kerap kali pemadaman listrik secara tiba-tiba sehingga banyak peralatan electronik warga yang rusak.
” Tadi malam saja ( kemarin red) ada 4 kali listrik mati. Ini sangat merugikan kita,” Jelasnya.
Nasrun berharap PLN lebih profesional, mestinya PLN mengirimkan jadwal pemadaman sehingga konsumen bisa berwaspada.(cr-one).