Kampanyekan Millennial Road Safety. Knalpot Resing Berubah Jadi Transformer

Lombok Timur. CR – Apabila anda menyambangi Markas Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Kabupaten Lombok Timur, tentu ada akan dikejutkan oleh keberadaan sosok Transformer mengerikan yang selalu berdiri tegak pada pintu masuk kantor Sat Lantas.

Transformer mengerikan setinggi kurang lebih tiga meter tersebut, terbuat dari ratusan jumlah Knalpot resing hasil Oprasi Satuan Lalu Lintas Kab. Lotim, yang dimana kemudian knalpot-knalpot ini  dirangkai dan di ubah menjadi Transformer oleh Kasat Lantas Polres Kab.Lotim, dan transformer tersebut saat ini tengah dijadikan media Kampanye Millennial Road Safety yang di gelar secara Nasional di seluruh Indonesia.

Adapun kegiatan lain selain mengubah Knalpot menjadi Tranformer mengerikan dalam mengkampanyekan Millennial Road Safety ini,  Kasat Lantas AKP. Riyan Faisal, intens memberikan dikmas lantas kepada masyarakat khususnya kaum milini.

“Kita tak henti-hentinya terus mengajak para Siswa Pelajar dan masyarakat untuk safety riding dan Senam kolosal bersama” ucap Faisal pada wartawan media ini yang ditemui di Selong beberapa hari lalu

Begitu juga dijelaskan oleh AKP. Riyan Faisal, Kegiatan Lantas ini merupakan kegiatan Nasional dalam bentuk Millennial Road Safety Festival.

Adapun tujuan kenapa diadakan Millennial Road Safety Festival itu, karena dilihat dari tingkat kecelakaan dunia khususnya di indonesia itu sangat tinggi terlebih di Kabupaten Lmbok Timur.

Tingkat kematian yang di sebapkan oleh laka lantas ini menduduki pada nomor urut ke Lima yang dimanan di dominasi oleh kaum milenial dan usia produktif 17 Tahun sampai 35 Tahun.

Sehingga untuk membangkitkan kepedulian masyarakat umum, khusunya kita di lotim mengadakan Millennial Road Safety Festival, yang dimana puncak kegiatannya di NTB sendiri akan dimeriahkan pada 3 Maret 2019.

Kegiatan ini berlangsung dari sejak 14 januari 2019 sampai dengan 31 Maret itu di 34 provinsi se indonesia.

“Sementara di NTB puncak perayaannya nanti pada tanggal 3 dan disini kita ingin menggalakan sosialisasi kepada kaum melinial atau pelajar untuk lebih mencintai lalu lintas”

Kenapa demikian, karena kecelakaan lalu lintas dinilai banyak terjadi kepada para kaum milinial. “Dan kita menyadarkan mereka untuk lebih disiplin dalam berlalu lintas dengan berbagai kegiatan”

Sementara di Lotim terhadap jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu linta itu mencapai angka 117

“Untuk di Kabupaten Lombok Timur sendiri jumlahnya mencapai 117 selama tahun 2018 dan itu angka yang cukup tinggi dibandingkan orang meninggal akibat penyakit jantung dan penyakit kanker. Dan masyarakat umum belum menyadari, kalau tingkat kematian yang disebapkan oleh laka lantas ini lebih mengerikan. Maka dari itu kita terus menggelorakan kepada masyarakat umum mari kita Sadar dalam ber Lalu Lintas” pungkas AKP. Riyan Faisal. (Ari).