oleh

Jenazah Korban Tenggelam di Pandan Duri Diautopsi, Apa Penyebab Kematiannya?

banner 300500

Tim Forensik Polda NTB lakukan autopsi jenazah di Montong Baan Selatan. Hal itu dilakukan atas permintaan pihak keluarga, untuk mengetahui penyebab kematian dari korban pada bulan Juni yang lalu.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Tim Forensik dari Polda NTB melakukan autopsi kepada jenazah atas nama Dedi Irawan. Kegiatan autopsi sendiri dilakukan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sadrah Desa Montong Baan Selatan, Kecamatan Sikur.

Disaksikan oleh pihak keluarga dan pihak terkait proses persiapan dan autopsi sendiri dimulai Pukul 09:30 Wita, dimulai dengan pembongkaran makam dan selanjutnya pada Pukul 11:45 Wita Tim Forensik tiba di lokasi dan langsung melakukan proses autopsi sampai dengan Pukul 12:20 Wita.

“Giat selesai jam 12.45 wita dan selama kegiatan berlangsung situasi dalam keadaan aman terkendali,” terang Kasubaghumas Polres Lotim, IPTU L. Jaharudin dalam rilisnya, Senin (12/07/2021).

Masih kata dia, Almarhum Dedi Irawan sebelumnya meninggal saat memancing di Bendungan Pandan Duri pada Juni lalu, saat itu perahu yang digunakannya terbalik, seketika Dedi tenggelam dan saat ditemukan telah dalam keadaan meninggal dunia.

“Proses autopsi merupakan permintaan dari keluarga,” jelasnya lagi.

Sambung dia, setelah Tim Forensik yang dipimpin oleh Dr. Arfi Syamsun, Sp. Kf. M. Si., Med usai melakukan semua tahapan autopsi, disimpulkan jika tidak terdapat indikasi jika Dedi meninggal karena tindak kekerasan, karena tidak ditemukan bukti kekerasan pada tubuh korban.

“Tidak ditemukan bekas kekerasan dari kepala sampai kaki almarhum, Berdasarkan hasil pemeriksaan bahwa 80 persen almarhum meninggal karena tenggelam,” paparnya.

Untuk memastikan penyebab kematian korban lebih jauh, Tim Forensik berdasar persetujuan dari pihak keluarga akan memeriksa sampel otak dari korban untuk dikirim dan diselidiki di Laboratorium Forensik Rumah Sakit Bhayangkara.

“Guna pemeriksaan lebih lanjut tim dokter akan memeriksa sampel otak untuk dikirim ke laboratorium forensik,” terangnya. (Cr-Pin)