Camat Sukamulia bersama seluruh kepala Desa hingga RT berkomitmen untuk mempertahankan wilayahnya agar tetap berwarna hijau.
LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id – Sukamulia satu-satunya Kecamatan zona hijau di Kabupaten Lombok Timur. Kecamatan ini memilik cara tersendiri dalam memberikan pemahaman kepada masyarakatnya untuk tetap mematuhui protocol kesehtan dan kebijakan dari pemerintah pusat maupun Daerah.
Camat Sukamulia H. Suwardi menuturkan pihaknya bersama seluruh kepala Desa hingga RT berkomitmen untuk mempertahankan wilayahnya agar tetap berwarna hijau.
“Sinergitas para kepala Desa ini menjadi poin utama, sehingga program pemerintah pusat maupun pemerintah Daerah bias berjalan,”Paparnya.
H. Suwardi menambahkan Beberapa waktu lalu Forkompincam Sukamulia dan Kepala Desa begitu selesai rapat di Kabupaten, pihaknya langsung bergerak cepat bersama Kapolsek dan Danramil untuk mengambil langkah-langkah cepat untuk mencegah penularan covid-19.
Pada rapat-rapat yang di gelar di Kecamatan, Camat Sukamulia ini selalu menitik beratkan agar masyarakat meleporkan secara cepat warga atau saudara-saudara kita di masing-masing Desa baik yang baru pulang dari luar Daerah maupun luar Negri, secara berjenjang baik kepada Kadus, Kades bahkan kepada bidan kesehatan yang ada di masing-masing Desa, lalu di laporkan ke posko kesehtaan yang ada di puskesmas Dasan Lekong.
“Alhamdulillah setealah kami rapat itu di tindak lanjuti oleh pihak Desa dengan mengajak BPD dan pihak Desa untuk segera membentuk Satgas Penanganan dan Pencegahan covid-19 di masing-masing Desa melibatkan seluruh Kadus dan anggota BPD, Sehingga tim ini yang bergerak cepat,” Pungkas Suwardi
Dirinya menuturkan, Salah satu contoh ketika ada anak salah seorang kepala Desa di Sukamulia yang baru pulang dari luar Daerah, langsung di isolasi mandiri selama 14 hari walaupun waktu itu belum ada penjemputan dari Pemda, walaupun kondisinya dalam keadaan baik-baik saja tetapi Langsung di laporkan dan di rapid test dan hasilnya negatif.
“ Inilah upaya-upaya yang kami lakukan, karena kami sadari lebih baik mencegah daripada mengobati,” Tambahnya.
Dirinya mengakui bertahannya Sukamulia dalam zona hijau berkat kerjasama seluruh komponen tertutama pihak Desa yang mau mendengarkan maklumat dari Pemda maupun Camat untuk bergerak cepat membentuk tim covid-19 di masing-masing Desa dan mengajak masyarakat bergerak bersama melakukan pencegahan, terutama dalam pengawasan warga yang pulang dari luar daerah , itu mungkin yang membuat sukamulia tetap berada dalam zona aman.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dari masyarakat, itu yang selalu kami sosialisasikan sehingga tingkat kesadaran masyarakat cukup tinggi menjaga diri dan kampang dari penularan covid-19 ini,” Ujarnya
Pihaknya tak henti-hentinya selalu menghimbau masyarakat untuk selalu menggunakan masker apalagi yang berpergian ke wilayah yang sudah menjadi zona merah, karena tidak bisa di awasi 100% tapi mohon dengan sangat kesadaraanya untuk menjaga jarak.
“Karena kalau memang kita patuhi protokol kesehatan covid-19 ini, insyaallah itu akan menjadi penghambat bahkan memutus mata rantai penyebaran covid-19. mudah-mudahan masyarakat tetap melaksanakan protocol kesehatan baik dengan menjaga jarak, cuci tangan dan pakai masker,” Pintanya.
Camat Sukamulia berharap kepada masyarakat agar pertahankan zona hijau di wilayahnya dengan membantu melindungi keluarga dan saudara-saudara yang ada di kecamatan Sukamulia dengan cara mentaati himbauan pemerintah karena pemerintah tidak mungkin menyengsarakan rakyatnya.
“Semoga masyarakat kami tetap mentaati himbauan dan kebijakan dari pemerintah, dan Kami ucapakan terimaskih atas kerjasama seluruh komponen , semua pihak dan masyarakat, mudah kita tetap bertahan menjadi zona hijau sampai wabah ini benar-benar hilang dari muka bumi ini,” Tutupnya.(CR-Wenk).

