Lombok Utara.CR – Kurang lebih sebanyak 70 Kepala Keluarga (KK), Warga Dusun Karang Bedil Desa Gondang Kec. Gangga Kabupaten Lombok Utara (KLU), yang masih tinggal di Hunian Sementara (Huntara) tersapu oleh tiupan angin puting beliung disertai hujan lebat.
Hujan terus menerus yang terjadi pada wilayah Lombok Utara sejak selasa siang (22/01), hingga menjelang tengah malam yang disertai angin kencang cukup menyusahkan para pengungsi yang masih berdiam dan tinggal di Hunian Sementara.
Bagaimana tidak dari kejadian alam tersebut, Terlihat atap rumah maupun dinding yang terbuat dari spandek beterbangan terbawa angin ke tengah persawahan masyarakat sekitar pada rabu malam ( 23/01) sekitar pukul 11.00 Wita.
“Tadi malam sekitar jam 11 hujannya lebat sekali disertai angin kencang, saya bersama keluarga tengah berada di dalam huntara, tiba – tiba angin puting beliung datang dan membawa terbang seluruh rumah saya dan rumah yang lain ke sawah, saya bersama keluarga berlari ke jalan dan kehujanan disana sampai subuh” ungkap pak sakirin
Hal yang sama juga di alami Ibu Sarmin 55 tahun, dimana pada saat tengah malam hujan lebat dan terjadi angin puting beliung Ibu Sarmin bersama 20 orang lainnya berada dalam huntara dan tiba – tiba huntara yang mereka tempati terbang terbawa angina sejauh 15 meter menyeberangi sungai.
“Saya bersama dengan warga lain berada dalam huntara berjumlah 20 orang tadi malam, tiba – tiba ada angin kencang dan huntara kami porak poranda dan beterbangan terbawa angin, namun kami tidak tau mengungsi kemana, sudah malam, hujan deras dan gelap lagi, terpaksa saya diam di tempat “ Ungkap Sarmin.
Atas kejadian itu beruntung tidak ada korban jiwa, namun beberapa warga mengaku terserang penyakit kurang tidur dan flu.
Masyarakat berharap kepada Bupati Lombok Utara untuk dapat menengok kondisi mereka di pengungsian dan memberikan pelayanan kesehatan, mengingat satu malam mereka kehujanan ungkap salah seorang warga. ( msj )

