Halal Bi Halal PGRI Masbagik, Bupati Turut Resmikan Gedung PGRI

 

LOMBOK TIMUR – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai acara Halal Bi Halal keluarga besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kecamatan Masbagik, Lombok Timur, Rabu (22/4).

Kegiatan yang digelar di halaman SDN 3 Masbagik Selatan ini dirangkai dengan pelepasan jemaah calon haji serta peresmian Gedung PGRI Kecamatan Masbagik.

Peresmian gedung tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin. Mengusung tema “Bersama dalam Silaturahmi, Teguh dalam Solidaritas untuk Mewujudkan Lombok Timur Smart” , acara ini menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan para pendidik.

Dalam sambutannya, Bupati Haerul Warisin memberikan pesan khusus kepada para jemaah calon haji (JCH) yang akan diberangkatkan. Ia mengingatkan akan firman Allah dalam Surat Al-Hajj ayat 27 serta sabda Rasulullah SAW.

“Melaksanakan ibadah haji bukan sekadar ibadah biasa, tetapi juga ibadah yang menguras fisik. Tidak boleh ada emosi saat berhaji. Sabar, ikhlas, dan Lillahita’ala,” tegas Bupati.

Ia juga menyampaikan hadis Nabi bahwa orang yang berhaji dengan menjaga lisan, sabar, dan ikhlas akan kembali seperti bayi yang baru lahir. “Semoga para jemaah calon haji yang berangkat menjadi haji yang mabrur,” harapnya.

Di sisi lain, Bupati yang dikenal tegas ini menyebutkan alasan ketegasannya dalam pembangunan menuju Lombok Timur Smart. Ketegasan tersebut agar semua target pekerjaan dan program bisa tercapai dengan cepat.

Kepada para guru, Bupati meminta agar terus mendidik anak-anak dengan ikhlas dan memberikan teladan yang baik untuk membentuk karakter. Ia mengapresiasi sekolah-sekolah yang bebas kasus serta mengingatkan pentingnya peran guru sesuai pesan Ki Hajar Dewantara, Ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani.

“Terima kasih kepada para guru yang terus mempertahankan cara mengajar untuk mencetak generasi yang maju, berakhlak baik, dan berkarakter,” pungkasnya.

Mewakili Ketua PGRI Kabupaten Lombok Timur, Kepala UPT Dinas Dikbud Kecamatan Masbagik Mahsun, mengungkapkan bahwa PGRI merupakan organisasi terbesar di Indonesia. Di Kecamatan Masbagik total anggota lebih dari 10.000 orang, terdiri dari PNS, PPPK, guru paruh waktu, hingga tenaga honorer.

“Visi misi Lombok Timur Smart sejalan dengan visi misi PGRI. Kami apresiasi Bupati yang tidak merumahkan guru yang tidak masuk kategori paruh waktu. PGRI siap mendukung semua program Bupati untuk memajukan pendidikan di Lombok Timur,” tegas Mahsun.

Ia juga mengapresiasi kebijakan Bupati yang memberikan hak guna pakai untuk pembangunan gedung sekretariat PGRI Kabupaten yang akan dibangun secara representatif.

Acara yang berlangsung hangat ini juga dirangkaikan dengan penyerahan tali asih kepada 5 orang calon jemaah haji serta 3 orang warga yang baru menikah di lingkungan UPT Dinas Dikbud Kecamatan Masbagik. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *