Gubernur NTB Apresiasi Pembukaan Muktamar ICMI Oleh Wapres

Wapres HM Jusuf Kalla Saat membuka Muktamar ICMI
Wapres HM Jusuf Kalla Saat membuka Muktamar ICMI

Mataram, Corong Rakyat– Gubernur NTB Dr. TGH. M. Zainul Majdi mengapresiasi pembukaan Muktamar ICMI yang dihadiri Wakil Presiden RI HM. Jusuf Kalla. Ia juag menyampaikan semoga tamu undangan mendapatkan hal yang positif, merasa nyaman selama berada di NTB.
Dalam Muktamar yang diadakan di NTB, Wakil Presiden RI HM Jusuf Kalla berkenan membuka pelaksanaan Muktamar VI dan Milad ke-25 ICMI yang diadakan di Auditorium Yusuf Abubakar Universitas Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (12/12).

Muktamar yang mengangkat tema “Membangun Indonesia Bermartabat” ini, juga dihadiri Menpan RB Prof. Dr. H. Yuddy Chrisnandi, ME, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Ketua Presidium ICMI Pusat Dr. Sugiharto, SE, MBA, FKPD lingkup Provinsi NTB, dan Pengurus organisasi pusat dan wilayah ICMI.

Pembukaan Muktamar ICMI dirangkai juga dengan penandatanganan MoU antara ICMI dengan Baznas tentang peningkatan mutu guru di sekolah dan Launching program Desa Emas.

Gubernur NTB bercerita tentang pengalamannya yang mendapat beasiswa dari ICMI selama 2 tahun ketika menempuh pendidikan di Kairo.

“Saya berharap mudah-mudahan ICMI membuat lagi program beasiswa untuk anak-anak yang berprestasi, karena melalui generasi mudalah yang menjadi modal kita untuk menjadi negara yang lebih baik lagi”, ungkapnya.

Ketua ICMI Orwil NTB Prof. Ir. Sunarpi, Ph.D dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih setingggi-tingginya kepada Wakil Presiden RI HM jusuf Kalla yang telah meluangkan waktunya hadir di acara muktamar ini. Ia juga melaporkan undangan yang hadir adalah 949 orang yang terdiri dari anggota ICMI orwil seluruh Indonesia, serta orwil dari negara tetangga, seperti Timur Leste, Timur Tengah, dan Australia.

Sementara itu, Ketua Presidium ICMI Pusat, Dr. Sugiharto, SE, MBA mengatakan penyelenggaraan Muktamar ICMI kali ini berlangsung istimewa, karena ICMI pertamakali dibentuk di kampus juga, yaitu di Universitas Brawijaya 25 tahun yang lalu.

Menurut Sugiharto, ICMI merupakan organisasi cendekiawan yang berbasis Islam, secara konsisten berusaha untuk meningkatkan kualitas karya dan kualitas zikir, disini ICMI berusaha menyeimbangkan antara bekerja dan beribadah. ICMI memiliki 43 orwil yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia.

Mengakhiri rangkaian acara pembukaan Muktamar ICMI, Jusuf Kalla mengungkapkan kegelisahan mahasiswa menjadi awal lahirnya organisasi ini.

“Para mahasiswalah yang menjadi sumber inspirasi tentang perubahan bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik”, ungkapnya.

ICMI bersinergi dengan organisasi-organisasi yang ada di Indonesia untuk sama-sama mencapai cita-cita bangsa Indonesia yang bermartabat. “kunci utama dari bermartabat adalah berdaulat di bidang politik dan agama,serta mandiri dalam bidang ekonomi”, ujar pria yang juga pengusaha ini. Pembukaan Muktamar ICMI diakhiri dengan pemukulan bedug oleh Wakil Presiden sebagai tanda dibukanya acara ini secara resmi.(Afif)