
Lombok Timur, Corong Rakyat– Sekitar empat belas Organisasi Kepemudaan (OKP) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) melakukan penghijauan dengan cara menanam puluhan ribu bibit pohon yang di namakan Gawe Gawah di Desa Bukit Jeringo Kecamatan Suela, acara gawe gawah tersebut di laksanakan selama dua hari, dari hari sabtu tanggal 13-14 pebruari 2016.
Ketua panitia M. Husni Tamrin mengungkapkan bahwa acara penanaman pohon di sepanjang jalan yang ada di Desa Bukit Jeringo tersebut dilakukan untuk menjaga kelestarian pohon yang saat ini mulai banyak di tebang oleh oknum- oknum yang tidak bertanggung jawab, lebih- lebih bukit Jeringo merupakan daerah pegunungan yang rentan dengan beragam problematika jika hutan sudah gundul.
“Kita menggelar acara gawe gawah dengan menanam ribuan pohon adalah kerjasama dari beberapa organisasi kepemudaan bersama lembaga swadaya masyarakat yang ada di Lombok Timur, dengan tujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan kita yang saat ini mulai menggundul akibat Ilegal Loging,” jelasnya pada Corong Rakyat ketika melakukan kegiatan menanam pohon. Minggu (14/02/2016).
Ditambahkanya, organisasi- organisasi yang ikut terlibat penanaman pohon pada acara gawe gawah tersebut sekitar empat belas di antaranya PC PMII Lotim, Alam Nusantara, Masyarakat Mitra POLHUT, LRC, GP Ansor Lotim, KSPN, Pramuka STKIP Hamzar, Palanek, Gema Alam, GEMPAR, OSISTALA , Pramuka Ranting Suela Dan Peringgabaya dan di dukung oleh balai pengelolaan daerah aliran sungai (BPDAS).
Sementara itu Saeful Gawah selaku inisiator penanaman pohon yang di sebut gawe gawah tersebut mengungkapkan bahwa selain hutan identik dengan pohon, namun Desa Bukit Jeringo jika dalam musim kemarau, merupakan desa yang paling kering di kabupaten Lombok Timur, sehingga hal itulah yang menginisiasinya bersama teman – teman untuk melakukan gawe gawah yang di dukung oleh Balai Pengelolaan Daerah Air Sungai.
“Sehingga bersama teman- teman organisasi berinisiatif untuk melakukan penanaman delapan belas ribu pohon, dengan empat jenis di sepanjang jalan yang ada di desa bukit jeringo tersebut, yang diberikan oleh balai pengelolaan daerah aliran sungai,” tuturnya
Dijelaskan pula bahwa setelah tiga minggu pasca penanaman pohon tersebut, akan dilakukan perawatan terpadu dan ketika musim kemarau tiba, maka pihaknya akan bersurat kepada pemerintah daerah untuk melakukan penyiraman satu kali dalam satu minggu.
Dalam acarag”Gawe Gawah” tersebut melibatkan ratusan massa yang terdiri dari mahasiswa dan masyarakat tersebut sangat antusias dalam melakukan penanaman pohon tersebut yang dibuka langsung oleh wakil Bupati Lombok Timur Khaerul Warisin. Sabtu (13/02) , malam Minggu juga masyarakat disuguhkan dengan tontonan wayang kulit yang menceritakan tentang betapa pentingnya melestarikan hutan dan di lanjutkan pada pagi minggu untuk melakukan penanaman pohon di sepanjang jalan sekitar empat belas Kilometer. (Met)

