10 orang penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di kabupaten Lombok Timur mengundurkan diri karena merasa sudah sejahtera berdasarkan kondisi ekonomi keluarga.
LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id -Bertambah lagi angka graduasi mandiri sejahtera, Keluarga Pra Sejahtera Program Keluarga Harapan (PKH) Kemensos RI, di Kabupaten Lombok Timur Provinsi NTB. Kini bertambah 10 (sepuluh) orang dari angka sebelumnya 769 orang per Januari – Juni 2020. Mereka ramai-ramai mundur dalam waktu yang bersamaan.
“Hari ini ada 10 orang yang mundur dari PKH,” Ungkap koordinator PKH Kabupaten Lombok Timur 3, Ahmad Ghozali M.Pd , Jumat (21/8)
Menurutnya, rata-rata yang mengundurkan diri ini merasa sudah sejahtera berdasarkan kondisi ekonomi keluarga. Kali ini, tanpa labelisasi rumah seperti sebelumnya . Berkat advokasi pendamping, para ibu-ibu ini semangat untuk keluar dari Program Nasional perlindungan dan Jaminan Sosial tersebut.
” Mereka sudah menandatangani langsung surat pernyataan undur diri, sebagai bukti sah kerelaan mereka,” Ujar Ghoz sapaan akrab Korkab
Lebih Lanjut Ghoz mengatakan, 10 orang tersebut berasal dari Dusun Praubanyar Desa Lenek Lauk. 9 (sembilan) orang dari kepesertaan tahun 2017 dan 1 (satu) orang tahun 2011. Mereka mundur pada Agustus 2020.
Masih kata dia, nama nama yang mundur antaranya Mukmin Dusun Praubayar Desa Lenek Lauk, memiliki usaha Pertanian. Musni Dusun Praubayar Lenek memiliki Usaha Pertanian
Lantas, Inaq Ahmad Ansori. Dusun praubayar Desa : lenek lauk, memiliki usaha dagang. Urni Dusun Praubayar Desa Lenek Lauk Usaha Proyek Marga Jalan, Mashudi asal Dusun Praubayar Desa Lenek Lauk usaha Pertanian dan 5 (lima) orang lainnya memiliki usaha pertanian dan usaha dagang
Graduasi mandiri ini, berkat advokasi Pendamping Sosial PKH, Muhibudin. Melalui Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2), para peserta PKH diberikan pemahaman untuk bangkit dari keterpurukan ekonomi melalui pengembagan usaha mikro.
“Selanjutnya, jika dirasa usaha sukses, dapat mengajukan undur diri secara sukarela,” tandasnya
Sementara, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Timur, H. Ahmat A. S.Kep,MM, menyampaikan terimakasih kepada SDM PKH yang telah bekerja keras melalui P2K2 yang terus menerus memberikan edukasi kepada KPM PKH. Sehingga dengan kesadaran sendiri bisa keluar dari program PKH.
“Kami berharap temen-teman SDM tetap semangat dan terus memberikan edukasi dan advokasi kepada peserta PKH,” Harapnya
“Mari SDM PKH bekerja untuk kesejahteraan Lombok Timur,” Ajaknya. (Cr-wenk).

