Direktur Lipkar Sesalkan Studi Banding DPRD Lotim Ke Depok

Ihsan darma Sentosa S.Ag Direktur Lipkar
Ihsan darma Sentosa S.Ag Direktur LIPKAR (Lembaga Independen Pemantau Kebijakan Untuk Rakyat)

Lombok Timur, CR – Beberapa hari terakhir gedung DPRD Lombok Timur terlihat lengang, hanya beberpa karyawan Sekretariat DPRD yang terlihat melakukan kegiatan.

Sekretaris DPRD Lotim, Drs H. Afkharuddin saat dikonfirmasi tentang hal tersebut, Sabtu (18/6/2016), mengatakan bahwa seluruh anggota DPRD Lotim saat ini masih berada di Kabupaten Depok, Jawa Barat dalam rangka studi banding tentang Laporan pertanggung Jawaban Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (LPJ-APBD).

Menurutnya hal tersebut penting dilakukan karena laporan keuangan Kabupaten Lombok Timur saat ini mendapatkan predikat Wajar dengan Pengecualian (WDP), oleh karena itu penting dilakukan studi banding ke daerah dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), ujarnya.

Pernyataan Sekretaris DPRD Lotim tersebut mendapatkan reaksi keras dari M. Ihsan Darma Santosa, S.Ag Direktur Lembaga Independen Pemantau Kebijakan untuk Rakyat (LIPKAR). Kegiatan DPRD Lotim tersebut merupakan tindakan yang di luar kewajaran, terlebih di dalam Propinsi NTB banyak daerah dengan predikat WTP, seperti Kabupaten Lombok Tengah dan Kota Mataram, ujarnya.

Anggota DPRD tidak punya rasa empati kepada rakyat di tengah-tengah melonjaknya harga kebutuhan pokok masih melakukan kegiatan yang tidak terlalu penting, apalagi daerah kita tidak sekalipun mendapatkan predikat WTP.

Hal terpenting yang harus dilakukan saat ini adalah meningkat kinerja semua SKPD dan mengavaluasi seluruh pejabat yang dianggap tidak memiliki kompetensi, bukan sebaliknya menghabiskan anggaran daerah tanpa membawa hasil yang membawa dampak positif bagi kesejahteraan rakyat, katanya. (Tim)