Dinas Koperasi Lotim mengaku gagal lantaran hanya 2 pelaku UMKM asal Lotim yang lulus akurasi dan membuka stand di even MotoGP 2022.
LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Dinas Koperasi Lombok Timur (Lotim) mengaku gagal karena hanya 2 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Lotim yang lolos akurasi untuk mendapat stand (lapak, red) di ajang MotoGP Mandalika pada 18-20 Maret mendatang.
Kepala Dinas Koperasi Lotim, Hj Masnan mengatakan, sebenarnya pihaknya mengusulkan 10 UMKM untuk mendapat stand berjualan, tapi hanya 5 UMKM yang lolos ke tahap selanjutnya, akan tetapi hanya 2 UMKM yang lolos akurasi.
“Hanya 2 UMKM kita yang lolos akurasi, jadi menurut kami, ini sebuah kegagalan jika melihat jumlah penduduk kita terbanyak di NTB,” kata dia (16/03/2022).
Diakui dia, pihaknya terus berupaya menambah kuota UMKM Lotim pada even MotoGP Mandalika, dan penambahan tersebut telah diutarakannya saat rapat koordinasi lalu.
“Kemarin kita sudah utarakan pada rapat koordinasi mengenai bisa tidaknya kita menambah kuota untuk MotoGP Mandalika,” ucapnya.
Masih kata dia, persyaratan untuk mendapat stand di Sirkuit Mandalika cukup berat dan panjang. Sehingga pihaknya mengambil sikap dengan berupaya semaksimal mungkin untuk memperbanyak UMKM pada even MotoGP yang akan datang.
“Kita sudah upayakan itu, tapi persyaratannya cukup panjang. Tapi masih ada tahun tahun berikutnya dan kita upayakan pada tahun 2023 nanti,” tuturnya.
Sambung dia, minimnya UMKM Lotim yang ikut serta dalam even MotoGP Mandalika tahun ini, dilatari juga karena adanya pergantian kepengurusan di Dinas Koperasi Lotim. Sehingga 10 UMKM yang telah diusulkan sebelumnya, tidak mendapat pengawalan maksimal
“Kami baru bertugas kurang dari 2 bulan di sini (Dinas Koperasi, red) jadi rencana maupun pengawalan sebelumnya jadi sedikit terkendala,” katanya.
Adapun 2 UMKM yang lolos akurasi tersebut yakni Dende Puri Asrimin Silvia asal Lendang Nangka, yang menyajikan jajanan kue kering. Selanjutnya Saipul asal Desa Sembalun Bumbung yang menawarkan olahan black garlic, keripik kentang, buncis, dan stik wortel. (Pin)

