
Lombok tengah, CR- Desa Kawo yang terletak di sebelah selatan kota Praya, berjarak sekitar kurang lebih 10 kilometer ke selatan sekaligus salah satu desa terbesar di Kecamatan Pujut, dalam beberapa hari kedepan akan memperingati hari jadinya yang ke 54 dan merupakan kali pertama untuk dilaksanakan selama sejarah berdirinya Desa Kawo
Inisiatif untuk memperingati HUT desa ini pertama muncul dari ide beberapa pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna Indonesia (KTI) “Kembang Komak” Desa Kawo dan atas dukungan semua elemen masyarakat yang ada, maka ditetapkanlah sejarah serta tanggal berdirinya Desa Kawo yakni pada tanggal 2 Mei tahun 1962 Masehi.
Dari pantauan CR disekretariat KTI “Kembang Komak” yang jaraknya tidak jauh dari kantor desa setempat, Minggu (27/03/2016) beberapa pemuda serta pelajar dan mahasiswa tampak aktif dan bersatu untuk mempersiapkan agenda yang akan dilakukan pada tanggal 02 Mei ini, karna sebelum peringatan hari jadi ini dilaksanakan, ada beberapa pertandingan atau perlombaan yang akan dilaksanakan seperti pertandingan Volley ball, Tarik tambang, Catur, Pukul Bantal serta Fun Bike dan Colour Run.
Seperti yang di ceritakan oleh Ketua Karang taruna “Kembang Komak” Aang Rangga Maiadian Putra S.E bahwa dari beberapa rangkaian acara yang akan dilaksanakan, sebagian besar pada bulan April ini bertujuan untuk memberikan pembelajaran kepada masyarakat Kawo khususnya dan masyarakat luas secara umum, bahwa pemuda desa Kawo sudah bisa bersatu dan bangkit dari kefakuman dibeberapa tahun lalu dan akan mencoba bergerak untuk berkonstribusi serta bekerja sama dengan pemerintah desa dalam hal memajukan pemuda kearah yang lebih baik dan pihak pemerintah desa dalam hal ini kepala desa sangat mendukung.
“Beberapa tahun yang lalu kita pernah melakukan Reboisasi (penghijauan) dipinggir jalan sepanjang Desa Kawo dan Alhamdulillah tak disangka-sangka oleh kita, bahwa partisipan antusias dari masyarakat cukup tinggi, hal tersebut salah satu dasar juga untuk berbenah, karna kali ini juga merupakan kali pertama di desa ini memperingati hari jadi Desa Kawo dan alhamdulillah juga berkat kerja sama dari semua elemen masyarakat desa kawo seperti Semua RT, kepala dusun, tokoh agama juga mensuport kita, sehingga kita bisa bersatu kembali dan bisa mengagendakan berbagai acara dalam rangka memeriahkan acara itu ,” pungkasnya
Ditanya mengenai sumber dana dari peringatan HUT tersebut, pemuda yang biasa disapa Aang ini menyatakan bahwa dananya bersumber dari hasil beberapa proposal yang pernah dikirim oleh panitia kepada pihak-pihak yang dianggap mampu untuk membantu serta merasa peduli dengan pemuda seperti KNPI, sekolah-sekolah, dinas terkait, pemerintah desa dan lain-lain.
“Dari pemerintah desa sangat mendukung dan siap menggelontorkan dana belasan juta,” tambahnya.
Lebih jauh diceritakan oleh Ketua Pelaksana Kegiatan L. Yahdi Muslim S.Pd bahwa semua elemen masyarakat dijadikan mitra untuk memeriahkan acara ini agar acara nya bisa terlaksana dengan meriah, sakral, dan bernuansa persatuan untuk sebuah kemajuan ke arah yang lebih baik.Yahdi menambahkan juga bahwa terobosan-terobosan KTI “Kembang Komak” kedepan juga sudah dikomunikasikan dengan pihak desa salah, satunya adalah membentuk jiwa usaha yang bernuansa ekonomi kreatif bagi pemuda dengan membangun lapak-lapak di beberapa titik jalan di sepanjang jalan desa kawo.
“ini kita sudah komunikasikan dan alhamdulillah pihak desa menyetujui itu dan siap membantu,”terangnya.
Hal senada juga disampaikan oleh kepala Desa Kawo, Tandar melalui sambungan telpon kemarin sore mengatakan bahwa semua kegiatan yang akan dilakukan oleh KTI desa kawo dalam waktu dekat ini akan difasilitasi dan didukung, karna sejatinya pemuda harus dibina dan semua tokoh agama, tokoh masyarakat sangat mendukung acara tersebut.
Disinggung mengenai anggaran yang dikeluarkan oleh pihak desa dalam acara pemuda ini, kepala desa yang juga mantan TNI ini juga mengungkapkan bahwa pihak desa siap memberikan dana yang bersumber dari ADD atau DD (Dana Desa).
“ Akan tetapi mengenai jumlah dananya belum jelas, karna mengacu pada aturan yang ada,” terangnya.(Tar)

