Cegah Perdagangan Manusia, SBMI NTB Akan Gelar sosialisasi

Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI NTB) tengah mengadakan rapat koordinasi dengan para pengurus SBMI Lombok Timur dalam rangka persiapan sosialisasi bahayanya perdagangan anak pada selasa, 21/01 di Dusun Monta, Desa Surabaya Utara, kec. Sakra  Timur


Lombok Timur, Corongrakyat.co.id – SBMI NTB mencatat dalam tahun 2019 hingga saat  ini sudah ada 17 orang yang menjadi korban, terutama Pekerja Migran Indonesia (PMI), atas dasar tersebut SBMI NTB akan terus meningkatkan pengawasan dan pendampingannya pada masyarakat dengan melakukan sosialisasi.

Menurut Usman selaku ketua SBMI NTB menuturkan, rapat koordinasi  dalam rangka persiapan untuk kegiatan sosilaisasi terhadap mantan Pekerja Migran Indonesia  (SBMI)  tentang bahaya perdagangan orang.

Masih kata Usman, sosialisasi ini akan dilaksanakan guna memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada masyarakat, mengingat masih marak terjadinya penipuan, perdangan orang dan hilang kontak dengan keluarganya umumnya. 

“Rencananya akan mulai pada awal bulan februari 2020 mendatang dengan mantan pekerja  migran Indonesia Mantan korban perdagangan orang, di Kabupaten Lombok Timur,” Ujar Usman.

Lebih jauh Usman menambahkan, kegiatan ini nantinya akan bekerjasama dengan Pemerintah Desa  menurut pasal 42 undang-undang no 18/2017  perlindungan Pekerja Migran Indonesi, pemerintah Desa memiliki tugas dan tanggungjawab bagi Masyarakatnya  akan menjadi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) . 

Dalam kesempatan tersebut Usman mengucapkan syukur dan terimakasih kepada seluruh pengurus serta anggota SBMI Lombok Timur yang selalu dan tetap bersama dalam memperjuangkan hak dan kepentingan Pekerja Migran dan Keluarganya.

“Semoga apa yang kami rencarakan ini bisa berjalan sesui rencana, tentunya tidak terlepas dari dukungan dan kerjasama pihak-pihak terkait,” Tutup Usman. (Cr-09)