Bursa Lowongan Kerja ( Job Fair )

wagubbb
Wakil Gubernur NTB, H. M. Amin, S.H., M.Si

Acara : Pameran Bursa Kerja (Job Fair) 2016

Hari/ Tanggal : Rabu, 24 Agustus 2016

Tempat  : Lombok Epicentrum Mall Mataram

“Kepada semua pihak yang telah membantu secara aktif dalam penyelenggaraan pameran bursa kerja (job fair) ini, saya sampaikan ucapan terima kasih. Dengan diselenggarakannya pameran bursa kerja (job fair) ini harapan saya agar kesempatan ini dimanfaatkan oleh pencari kerja maupun pengguna tenaga kerja dengan sebaik-baiknya,” ucap Wakil Gubernur NTB, H. M. Amin, S.H., M.Si saat membuka pameran bursa kerja di Lombok Epicentrum Mall Mataram, Rabu (24/8/2016).

Menghadapi kondisi ketenagakerjaan antara jumlah pencari kerja yang besar dengan lapangan kerja yang terbatas, Wakil Gubernur mengharapkan program pemerintah dalam rangka penciptaan dan perluasan kesempatan kerja dapat terus ditingkatkan. “Penciptaan perluasan kesempatan kerja secara cerdas dan inovatif harus terus digalakkan sehingga tercipta kegiatan yang bersifat ramah kesempatan kerja. Kepada para pencari kerja, tingkatkan terus keterampilan kerja sehingga terpenuhi semua kualifikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan,” pintanya.

Pengangguran merupakan masalah yang sampai saat ini masih menjadi konsen Pemerintah khususnya di Nusa Tenggara Barat. Hal ini disebabkan karena timpangnya pertumbuhan antara angkatan kerja dengan kesempatan kerja yang tersedia terutama pada kesempatan kerja formal.

Seperti disampaikan oleh Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi NTB, Drs. H. Sudarman M.M., pameran bursa kerja diikuti oleh 30 perusahaan pengguna tenaga kerja/perusahaan dengan jenis usaha/ bidang jasa seperti perhotelan, perbankan, keuangan, transportasi dan perdagangan yang menyediakan lowongan kerja kurang lebih 20 jenis jabatan dengan kebutuhan lowongan kerja sebanyak 1300-an orang. Event ini diselenggarakan untuk memfasilitasi calon tenaga kerja dalam upaya meminimalisir  tingkat pengangguran terbuka yang ada di provinsi NTB ini telah mampu mengurangi persentase pengangguran. Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik pada bulan Agustus 2015 sebanyak 5,69% turun menjadi 3,66% pada bulan Februari 2016.