Lombok Timur — Menyusul kritik masyarakat terkait menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai kurang layak atau “amburadul”,
Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tanjung Labuhan Haji Mardia Arri Pratama, menyampaikan klarifikasi sekaligus apresiasi kepada masyarakat atas perhatian terhadap kinerja pihaknya.
Arri Pratama menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan kritik dan masukan terkait menu MBG yang disajikan kepada para penerima manfaat. Menurutnya, berbagai kritik tersebut akan dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan profesionalitas kerja di dapur SPPG.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyampaikan kepeduliannya terhadap kinerja kami. Semua masukan dan kritik tentu akan kami jadikan sebagai bahan evaluasi agar ke depan kami bisa bekerja lebih profesional dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat maupun para penerima manfaat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa pihaknya tidak anti terhadap kritik, bahkan sangat terbuka terhadap berbagai masukan dari masyarakat. Menurutnya, kritik merupakan bagian penting dalam memperbaiki kualitas program yang sedang dijalankan.
Terkait menu yang dinilai kurang diminati oleh penerima manfaat, Arri menjelaskan bahwa pihak dapur sebenarnya mencoba menghadirkan variasi menu yang berbeda dari biasanya, yakni ribs corn. Namun, menu tersebut ternyata tidak terlalu diminati oleh para penerima manfaat.
“Kami mencoba menghadirkan variasi menu yang sedikit berbeda, yaitu ribs corn. Namun ternyata menu tersebut kurang diminati oleh penerima manfaat. Hal ini tentu akan menjadi pelajaran bagi kami agar lebih berhati-hati dalam menyusun menu pada periode-periode berikutnya,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa ke depan pihak SPPG akan lebih memperhatikan selera dan kebutuhan penerima manfaat, sehingga makanan yang disajikan tidak hanya bergizi tetapi juga dapat diterima dengan baik oleh para siswa.
“Kami berkomitmen untuk terus memperbaiki kualitas menu dan pelayanan agar program MBG benar-benar memberikan manfaat yang maksimal bagi para penerima manfaat,” tutupnya.||Ri CR

