Lombok Timur – Banguna atau konstruksi rumah indah sederhana aman atau RISA, bagi masyarakat korban gempa di Kabupaten Lombok Timur, pesimis akan bisa rampung sampai batas waktu yang ditentukan.
Menurut penjelasan dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Timur Purnama, “Saya masih pesimis dengan Risa, karena saya lihat beberapa bulan belakangan ini hanya baru berapa panel yang dapat dibangun, sementara penggunaan dana siap pakai itu sampai tanggal 29 Pebruari 2019, dengan ketentuan dimassa transisi ini.
Adapun anggaran risa yang sudah masuk ke BPBD dan sudah ditransfer ke BRI itu sebanyak 300 milyar 200 juta, dan dana tersebut bukan risa saja, itu juga termasuk bantuan untuk masyarakat terdampak.
“sementara ini yang sudah bekerjasama dengan Risa itu pokmas, jadi berapa pokmas yang sudah menandatangani MOU dengan risa itulah yang dikerjakan oleh Risa saat ini, sementara yang belum lengkap pokmasnya belum bisa MOU dengan Risa”
Di sisi lain upaya yang tengah dilakukan oleh pemerintah saat ini, tengah memperbanyak pendamping, mengingat pendamping yang ada saat ini baru sekitar 400 orang, jadi itu tidak cukup, yang kita butuhkan sekitar 2.000 an pendamping.
“Sekarang sudah dibuka perekrutan pendamping Risa untuk 1000 orang, dan 35 orang untuk koordinator” singkatnya. (Ari)


