
Tak hanya kecelakaan yang diminimalisir dengan adanya operasi zebra gatarin kali ini, disamping pencurian yang juga bisa diminimalisir walaupun belum ada angka yang pasti, hal ini dikarenakan pihak polres Lotim melalui satlantasnya siang malam mengadakan operasi, bahkan dini haripun diadakan operasi.
Lombok Timur. corongrakyat.co.id – Kasat Lantas Polres Lombok Timur AKP Supyan Hadi dalam keterangan Persnya mengatakan bahwa operasi kali ini memang terkendala hujan, tapi menurutnya operasi Zebra kali ini tetap dilaksanakan. Dalam operasi Zebra untuk tahun 2014 tidak ada pengejaran, tetapi kalau ada yang berpotensi menimbulkan kecelakaan maka distop dan diberikan tindakan. “Operasi kali adalah dengan tujuan mengamankan Tahun Baru dan hari Natal, jadi ini untuk membiasakan para pengendara untuk tertib, disamping memberikan rasa aman bagi masyarakat,” jelas Kasat yang ramah ini.
Dalam operasi Zebra Gatarin yang baru dilaksanakan beberapa hari ini, Polres Lombok Timur telah melakukan tindakan dengan menilang, adapun jumlahnya sekitar 1.061 dengan perincian 47 tilang SIM (Surat Izin Mengendara), 739 STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan), sedangkan yang dilakukan penahanan kendaraan, roda dua 646 kendaraan dan roda empat sekitar 29.
Menariknya, operasi kali ini bagi anak SMA yang tidak memakai helm ketika pergi sekolah mereka disamping diberikan sanksi sesuai pelanggarannya, siswa tersebut juga disuruh push up 10 sampai 15 kali, menurut kasat lantas hal ini agar siswa tersebut jera. “Perlakuan ini dilakukan agar menimbulkan efek jera bagi mereka,” tuturnya.
Ditanya mengenai denda yang ada peningkatan, Kasat Lantas menjelaskan bahwa Polri tidak mengurus tentang denda tetapi yang berhak adalah pengadilan yang memutuskan, berapa besaran denda yang diberikan kepada pelaku pelanggaran.(cr-lia)

