Lombok Timur, Corong Rakyat– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia H Muhammad Lutfi SE dari Fraksi partai Golkar dafil Nusa Tenggara Barat yang sekarang berada di komisi delapan,bersama Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Lombok Timur menggelar rapat dengar pendapat dengan masyarakat.
Acara yang berlangsung pada sore Sabtu (20/02/2016) di salah satu hotel yang berada di Desa Tetebatu Kecamatan Sikur tersebut dihadiri oleh sekitar tujuh puluhan orang yang berasal dari PC NU Lombok Timur, kader PMII beserta para tokoh pemuda dan masyarakat umum dari berbagai kalangan.
H Muhammad Lutfi SE mengungkapkan bahwa rapat dengar pendapat bersama masyarakat tersebut di tujukan untuk menggali informasi dan melihat langsung peroblema yang terjadi di masyarakat khususnya dapil Nusa Tenggara Barat sehingga di harapkan dengan acara tersebut ada suatu rekomendasi yang bisa di torehkan dari input masyarakat Nusa Tenggara Barat.
“Rapat dengar pendapat ini kita lakukan untuk bisa berdiskusi terkait problematika yang terjadi dalam masyarakat dan melihat sejauh mana imflmentasi dari empat pilar kebangsaan seperti Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara. UUD NRI Tahun 1945 sebagai konstitusi negara serta ketetapan MPR, NKRI sebagai bentuk negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara” ungkapnya ketika mengisi materi diskusi.
H Muhammad lutfi SE yang juga sebagai senior PMII tersebut, juga menambahkan bahwa di harapkan dalam rapat dengar pendapat tersebut ada autfut yang di hasilkan terutama masukan dari generasi muda untuk bisa di rekomendasikan ke pusat nantinya.
Di kesempatan tersebut antusiasme para masyarakat sangat tinggi karna langsung bisa berdiskusi terkait masalah- masalah yang terjadi di daerah,Berbagai persoalan yang terjadi di daerah pun langsung di tanyakan. salah satu peserta dari Loyok yang bernama Eyonk mengungkapkan bahwa salah satu masalah di daerah saat ini adalah degradasi moral anak bangsa di mana kriminalitas merajalela dan sudah merambahnya peredaran narkoba hinggga anak SMA.
Di kesempatan itu pula Eyonk berharap ada upaya dari Dewan Perwakilan Rakyat untuk bagaimana kedepannya para pemuda diberikan ruang untuk mengaktualisasikan diri dan para pemuda di berikan lapangan pekerjaan karna dikatakan bahwa kriminalitas yang tinggi terjadi salah satunya disebabkan oleh faktor ekonomi yang membelit masyarakat.
“kita melihat bahwa degradasi moral saat ini melanda anak bangsa, bahkan narkoba dan kriminalitas sekarang ini sudah menjurus kepada anak yang masih sekolah, hal tersebut disebabkan salah satunya faktor ekonomi yang sangat jauh dari kecukupan sehingga diharapkan kepada bapak dewan yang terhormat agar bisa menyuarakan untuk pemuda bisa dibuatkan lapangan pekerjaan,” ungkapnya.
Sementara itu Marjan salah satu perwakilan masyarakat Sakra mengungkapkan bahwa saat ini masyarakat indonesia terutama pemuda di tuntut untuk menjaga keutuhan negara kesatuan Revoblik Indonesia namun di sisi lain pemerintah di katakan tidak pernah memperhatikan keinginan pemuda.
“ kita pemuda saat ini dituntut untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Revobelik Indonesia (NKRI) tapi di sisi lain pemerintah tidak pernah memperhatikan pemuda, sehingga kami berharap pemerintah mulai dari sekarang untuk memberikan peluang kerja ataupun membina perekonomian keluarga sangat perlu di perhatikan” tuturnya (Met)

