PB NW Sebut Tak Ada NW Pancor dan NW Anjani

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PB NW)  Raden Tuan Guru Bajang KH M Zainuddin Atsani dalam irsyadatnya  pada acara Muqaddimah HULTAH NWDI ke-85 di Sumbawa, Ahad (06/10/2019 menyampaikan agar jamaah NW tetap kompak utuh dan bersatu.

SUMBAWA, Corongrakyat.co.id – Tidak ada istilah NW Pancor dan NW Anjani Sejarah harus dibuka lebar dan NW tidak pernah pecah sejak berdirinya sampai sekarang.

“Hanya saja ada orang yang mencoba membuat Akte Pendirian baru NW, selebihnya NW tetap berjuangn dibawah komando Pimpinan NW yang sah,” ujar Raden Tuan Guru Bajang KH M Zainuddin Atsani.

Dikatakannya, berjuang di NW sekarang ini harus berlari, bukan lagi berjalan demi mensejajarkan keberadaan organisasi NW dengan Ormas Islam lainnya seperti NU dan Muhammadiyah.

“Kami telah membangun silaturrahim dengan Ormas-ormas Islam yang besar seperti NU dan Muhamadiyah supaya kita bisa sejajar,” kata Raden Tuan Guru Bajang.

Ditegaskannya, Nahdlatul Wathan membutuhkan kader-kader yang tegak pendiriannya dan butuh perjuangan yang nyata, bukan yang mudah tergoyang oleh uang maupun jabatan.

“Di NW kita ajarkan untuk terus mencintai saudara kita sebagaimana kita mencintai diri kita sendiri. Kita harus saling mencintai dan harus saling menjaga dan tetap mendengungkan kompak, utuh, bersatu,” tegasnya pula.

Lebih jauh lelaki muda yang akrab disafa Syaikhuna itu menandaskan, mari kita jaga kehormatan maupun muru’ah atau martabat Nahdlatul Wathan,  jangan kita mengambil manfaat saja. Jangan pula berkeliaran kesana kemari namun mari kita ikuti instruksi pimpinan yang sah untuk menyebarkan syi’ar agama Islam.

“Beban dan ujian itu kita buat sebagai vitamin motivasi dan gairah kita berjuang di NW, karena semakin banyak masalah maka akan semakin bersemangat kita untuk berjuang,” pungkas Raden Tuan Guru Bajang. (cr-01)