
Bima, CR – Hingga Hari kedua Kamis (11/8) penyelenggaraan Lomba Pidato Bahasa Indonesia dan Pidato Bahasa Inggris antar SMP/MTs dan SMA/SMK/MA sederajat yang berlangsung dari tanggal 10 sampai dengan 12 Agustus 2016 di kantor Dinas Dikpora Kabupaten Bima, diikuti sejumlah sekolah dari 12 kecamatan. Sedangkan sisanya 6 Kecamatan akan bersaing pada hari ketiga Jumat (12/8).
Bupati Bima yang di wakili Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bima Tajuddin, SH, M.Si dalam sambutan ketika membuka acara Rabu (10/8) mengatakan bahwa tantangan dalam menghadapi persaingan bebas antar negara terutama negara – negara di kawasan ASEAN mengharuskan kita mempersiapkan daya saing sumber daya manusia.
Pada kesempatan tersebut hadir Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Bima H. Idrus, para Kabid lingkup Dikpora, Koordinator Pengawas Sekolah, kepala sekolah dan para guru pembimbing, Kadis memaparkan bahwa kemampuan dalam pemanfaatan teknologi, jejaring kerja dan kemampuan penetrasi pasar serta kemampuan negosiasi perdagangan luar negeri mewajibkan kita untuk mampu menguasai bahasa internasional disamping kemampuan bahasa Indonesia sebagai modal utama .
“Kemampuan penguasaan bahasa harus terintegrasi dalam sistem pendidikan, sehingga lulusan pendidikan kita melahirkan anak didik yang mampu menjawab tantangan era Masyarakat Ekonomi Asean atau MEA”, tandasnya.
Ketua panitia pelaksana yang juga Kepala Seksi Kurikulum Dinas Dikpora Kabupaten Bima Fathurrahman M.Pd dalam laporannya mengatakan, Lomba pidato dwibahasa ini merupakan agenda rutin dinas Dikpora dan tahun ini menyongsong peringatan HUT Ke-71 Proklamasi Kemerdekaan RI.
“Siswa yang berlaga pada lomba tingkat kabupaten ini telah mengikuti seleksi di masing-masing sekolah dan merupakan siswa terbaik, sehingga diikutkan di dalam lomba pidato”, jelasnya.
Berdasarkan data panitia, Pada hari pertama Kecamatan yang tampil adalah Monta, Parado, Langgudu, Palibelo dan Belo dan Woha. Selanjutnya pada hari kedua, kecamatan yang tampil yaitu Bolo, Madapangga, Soromandi, Donggo, Tambora dan Sanggar. Kemudian, pada hari terakhir Jumat (12/8) akan tampil sekolah dari kecamatan Sape, Lambu, Wawo, Lambitu, Wera dan Ambalawi. (Rd)

