Tak Ada Kucuran Dana untuk Komite KLS

Bupati Lombok Timur, H Moh Ali Bin Dachlan
Bupati Lombok Timur, H Moh Ali Bin Dachlan

Ali BD : KLS itu Hanyalah Wacana Elite Politik

 Pembentukan kabupaten Lombok Selatan (KLS) sebagai pecahan dari kabupaten Lombok Timur yang sempat santer pada era kepemimpinan HM Sukiman Azmi-HM Syansul Luthfi itu kini rumornya mencuat kembali.

LOMBOK TIMUR, Corong Rakyat – Pada sejumlah wartawan di Pendopo, Bupati Lombok Timur H Moh Ali Bin Dachlan, Selasa (09/08/2016) menegaskan, KLS itu hanyalah sebatas wacana yang dihembuskan para elite politik saja, yang mana pada kenyataannya Lombok Timur akan tetap utuh dan tidak akan ada KLS.

“Saya tidak pernah membentuk yang namanya KLS, dan saya memastikan tidak akan memberikan bantuan kepada komite pembentukan KLS walau hanya se-rupiah, silahkan anda krosscek, anda tanya buruh tan petani, mereka tidak tahu apa itu KLS,” tegas lelaki yang dikenal dengan sang pendobrak itu dengan gaya bicara khasnya.

Diceritkannya, bahwa pernah ada sekelompok orang mendatanginya di pendopo dengan tujuan meminta Bupati untuk menandatangani susunan komite pembentukan KLS, namun saat itu ia mengatakan pada kelompok tersebut bahwa tidak semudah itu dirinya menandatangani susunan pengurus Komit pembentukan KLS.

“Butuh waktu dan pengkajian yang serius dan jelas, baik itu pengkajian dari sisi topografi maupun geo politiknya,” ujar Bupati Ali.

Ali Bin Dachlan menambahkan, moratorium pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) belum dicabut oleh pemerintah pusat dan hampir 60 persen daerah DOB tidak bisa membiayai dirinya sendiri yang disebabkan DOB tersebut tidak murni berdasarkan atas kebutuhan rakyat, tapi atas kebutuhan para elite politik, terlebih APBN pada saat ini devisit hingga 4000 triliun rupiah yang berakibat dipangkasnya Dana Alokasi Khusus (DAK) karena hutang negara yang begitu besar yang berakibat dipangkasnya anggaran ke daerah-daerah se-Indonesia. (cr-jhon)