PEMERINTAH SEPAKATI PERCEPATAN PEMBANGUNAN MANDALIKA

Kementrian Pariwisata,  Pemerintah Provinsi NTB  dan Permerintah Kabupaten Lombok Tengah sepakat untuk berkomitmen  mempercepat pembangunan destinasi pariwisata prioritas nasional Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika.

 WAGUB NTB H.MUH RAKORNAS PERCEPATAN MANDALIKA
WAGUB NTB H.MUH AMIN USAI RAKORNAS PERCEPATAN MANDALIKA

Jakarta, CR- Hal ini ditandai dengan penandatangan kesepakatan bersama Menteri Pariwisata RI dengan Pemerintah Daerah Provinsi NTB oleh  Wakil Guberur NTB, H. Muh Amin SH yang didampingi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan H.Lalu Gita Ariyadi dan dari Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah oleh  Bupati Lombok Tengah, H. Suhaili FT. pada Rapat Koordinasi Perepatan Pembangunan sepuluh Destinasi Pariwisata Prioritas di Sari Pan Pasifik, Jakarta, Rabu (13/4/2016)

Rapat koordinasi nasional (Rakornas)  bertujuan membahas percepatan pembangunan terhadap 10 destinasi pariwisata prioritas dan update kebutuhan dan critical sucsess factor pada destinasi tersebut.  Penetapan 10 destinasi prioritas ini merupakan amanat Presiden, melalui surat Sekretariat Kabinet Nomor B 652/Seskab/Maritim/2015 tanggal 6 November 2015 perihal Arahan Presiden Republik Indonesia mengenai Pariwisata dan Arahan Presiden pada Sidang Kabinet Awal Tahun pada tanggal 4 Januari 2016. Destinasi-destinasi yang dimaksud adalah Danau Toba, Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Kepulauan Seribu, Borobudur, Bromo – Tengger – Semeru, Mandalika, Labuan Bajo, Wakatobi, dan Morotai.

“Satu Critical Sucsess Factor dari upaya percepatan ini adalah pembentukan manajeman yang terintegrasi atau Single Destination, Single Management. Perwujudan dari manajemen terpadu ini adalah pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus dan Badan Otorita,” ujar Menteri Pariwisata, Arief Yahya pada pembukaan Rakornas.
Wagub NTB mendukung kebijakan Kemenpar RI yang menetapkan satu manajemen untuk satu destinasi. Ia berharap dengan kemudahan manajemen ini dapat menjadi  momentum untuk bergerak lebih cepat agar pembangunan Mandalika segera rampung dan kemanfaatannya dapat segera dinikmati oleh masyarakat.

“Komitmen ini menunjukkan keseriusan pemerintah membangun kawasan mandalika dan sebentar lagi juga akan mulai dibangun Masjid Agung Mandalika pada juli mendatang,” pungkas Wagub NTB. (Afif)