
Kota Bima, CR- Talut dinding timbunan pemukiman yang dikerjakan dengan anggaran negara tahun 2012 di RT 004/RW 002 Kelurahan Rite Kecamatan Raba Kota Bima, Kamis (14/04) dini hari jebol dan longsor lagi, talut setinggi 5 meter dan sepanjang lebih kurang 6 – 7 meter ini longsor, diindikasikan adanya pergeseran tanah pada musim hujan saat ini.
Jebolnya pasangan talut ini diakibatkan pasangan pondasinya tidak kuat, ditambah lagi pada dinding talut itu sendiri tidak dibuatkan lobang pengisap air, akibatnya air mengendap dan tanahpun bergeser, sehingga mengakibatkan longsor.
Salah satu tokoh warga Rite pada Corong Rakyat yang enggan disebut namanya mengatakan, bahwa ia melihat pada saat talut itu dibuat tidak ada pengawasan ketat dari Dinas Pekerjaan Umun (PU), makanya ia indikasikan pekerjaan pemasangan dinilai kurang bagus dengan campurannya tidak memenuhi standar yang dibuat oleh PU.
“ Sehingga pasangan talut setinggi lebih kurang 5 meter sepanjang lebih kurang 6-7 meter ini jebol dan longsor, “tuturnya
Lanjut dia, ironisnya lagi ditempat talut ini jebol, ada proses kegiatan belajar mengajar (Paud) diatasnya, takutnya kalau pasangan ini tidak disikapi oleh pemerintah dan dilakukan perbaikan kembali, dikhwatirkan akan membawa masalah buruk pada anak-anak yang main di tempat itu.
Harapan dia, bila ada kontraktor yang melakukan pekerjaan yang kerjanya seperti itu jangan dipercayakan penuh pada kontraktor untuk melakukan pekerjaan, akan tetapi harus disertakan dengan pengawasan ketat dari Dinas Pekerjaan Umun (PU), kalau pengawasan tidak dilakukan maka tidak heran lagi pekerjaan akan begini terus jadinya.
“Indikasinya sudah sangat jelas bahwa proyek ini dilakukan dengan semau kontraktor untuk meraup keuntungan dibalik pekerjaanya yang amburadul, “tandasnya. (RD)

