Ikatan Istri Wakil Rakyat Lombok Tengah Gelar Pengajian

Dalam rangka menyambut Hari Kartini pada tanggal 21 April tahun ini, ikatan istri wakil rakyat di daerah ini menyelenggarakan pengajian umum hari ini kamis, (14/04/16) yang bertempat di ruang rapat utama DPRD setempat.

ISWARA Lombok Tengah
ISWARA Lombok Tengah

Lombok Tengah,CR- Moment Hari Kartini ini dipergunakan oleh istri-istri politikus daerah ini untuk menunjukkan eksistensinya ISWARA untuk terus memberikan konstribusi bagi sesama seperti mengadakan pengajian umum yang dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada puluhan anak yatim yang tersebar dibeberapa kecamatan di daerah ini.

Menurut ketua Iswara kabupaten Lombok Tengah ibu Hj. Nurhayati Fuady bahwa Iswara dibawah pimpinanya akan terus berkonstribusi kedepan bagi daerah tercinta untuk melakukan agenda-agenda terkait dengan pembangunan terutama dibidang sosial kemasyarakatan dan menjadi salah satu organisasi kewanitaan di Lombok Tengah yang akan terus mendukung dan membantu pemerintah daerah dalam mencapai Visi-Misi kedepan.
“Kita juga akan bekerja sama dengan semua organisasi kewanitaan didaerah ini untuk ambil bagian menjadi penggerak perubahan,” tambah Istri ketua DPRD H. Ahmad Fuady.

Pengajian ini dihadiri oleh ketua DPRD beserta unsur pimpinan dewan, semua istri wakil rakyat, beberapa istri pejabat lingkup kabupaten, semua kepala SKPD, organisasi-organisari  kewanitaan dan puluhan anak yatim piatu yang tersebar dibeberapa yayasan yatim piatu didaerah Lombok tengah.

Hadir sebagai tamu undangan serta penceramah dalam acara tersebut yakni dai kondang dari Depok, Riski Yakub atau yang biasa di panggil Jaka Taruf.

Dai yang sudah melang-lang buana dalam menuntut ilmu keagamaan ini menyampaikan berbagai tausiah yang berkaitan dengan momen yang akan berlangsung serta akan dimeriahkan kedepan seperti momen Hari Kartini dan Peringatan Isra mikrajnya nabi besar Muhammad SAW.

Dalam tausiahnya didepan puluhan istri para wakil rakyat tersrbut dan semua tamu undangan, ustads Jaka Tarup menyampaikan pentingnya para istri untuk memuliakan suami dan mendukung apa yang menjadi rutinitas dengan cara memberikan pelayanan semaksimal mungkin kepadanya, terutama ketika sang suami pulang bekerja dan dengan materi serta gaya penyampaian tausiahnya sedikit melucu, membuat jamaah pengajian tertawa lepas.

Penghormatan seorang istri kepada sang suami akan berdampak secara langsung terhadap pertumbuhan kepribadian sang anak untuk selalu menghormati orang tuannya, karna kedekatan seorang ibu amatlah dekat dibandingkan seorang ayah didalam kehidupan sehari-hari.

Perjuangan seorang perempuan perubahan yang dicatat sejarah hingga kini terus dikenang dan diperingati yakni RA Kartini tak luput dari kupasan ustats yang mengaku memiliki pondok pesantren di Jakarta ini yang masih dalam masa pembangunan.
“Hadirnya seorang sosok perempuan pemberani dan cerdas pada tahun 21 April 1879 tempatnya dijepara Jawa tengah yakni RA KARTINI menunjukkan bahwa seorang perempuan juga bisa berkarya dan meraih cita-cita, namun tak lepas dari perannya sebagai seorang istri pada sang suami dan ibu bagi anak-anaknya yang biasa kita sebut dengan emansipasi wanita,” tandas Jaka Tarup dengan gaya khas tausiahnya yang membuat gelak tertawa para jamaah.
Namun ia berharap peran dan kedudukan yang sama dalam hal berkarya bagi seorang perempuan jangan malah membuat tugas dan kewajiban sebagai seorang istri diabaikan begitu saja.

“jangan mentang-mentang berkarier lalu ibu-ibu lupa dengan kewajiban ibu untuk menafkahi suami dirumah,”sentilnya.(Tar)