
Lombok Timur,CR- Sekretaris Forum Komunikasi Kepala Desa (FKKD) Lombok Timur, Khairul Ihsan saat ditemui di Kantor Kepala Desa Masbagik Utara Baru, Kecamatan Masbagik , Selasa (1/3/2016), ia menegaskan bahwa keinginan para kepala desa se-Lotim untuk kuasai Pendopo Dua pada tahun 2018 bukan sekedar wacana, karena usaha ke arah itu sedang diikhtiarkan oleh para kepala desa.
“Target FKKD Lotim pada 2018 adalah harus mendudukkan Ketua Forum Komunikasi Kepala Desa di Pendopo Dua dan itu adalah harga mati”, ucapnya dengan penuh semangat.
Penting untuk dicatat bahwa yang paling mengetahui kondisi masyarakat Lotim adalah para kepala desa, oleh karena itu abdi negara yang paling pas adalah yang pernah mengabdi di tingkat desa, tandasnya.
KHairul Ihsan menegaskan juga bahwa pencalonan Ketua FKKD Lotim sebagai calon wakil bupati merupakan hasil kesepakatan bersama dan tidak bisa ditawar lagi, kami ingin desa di Lotim lebih maju dari sekarang, ini adalah motivasi utama kami, ujarnya.
Mantan aktifis ini juga menandaskan, dedikasi Lalu Muhir terhadap pembangunan desa tidak diragukan, terbukti dua kali menjabat sebagai kepala desa dua kali juga terpilih sebagai Ketua FKKD Lotim.
Saat dimintai penjelasan tentang calon bupati yang akan didampingi, Ia menjelaskan saat ini para kepala desa sedang memantau elektabilitas para calon yang dimunculkan dan dirumorkan oleh masyarakat.
“Ingat sampai dengan saat ini belum ada calon yang tegas mengatakan dirinya mau maju sebagai bupati, kalaupun ada mereka tidak serius, terbukti belum ada yang mendekati partai politik maupun berupaya menempuh cara untuk maju melalui jalur independen”, pungkasnya.(DS)

