Sekwan Klarifikasi Soal Anggaran Buletin DPRD Lotim

H. Afharudin Sekretaris DPRD Lombok Timur
H. Afharudin Sekretaris DPRD Lombok Timur

Lombok Timur, CR – Selasa (01/03/2016). Sekretaris Dewan (Sekwan DPRD) Kabupaten Lombok Timur H. Afkharuddin Sp.M.Ap,  mengklarifikasi soal pemberitaan yang ada di Website corongrakyat.co.id yang menyoroti soal anggaran Buletin  DPRD Kabupaten Lombok Timur.

Menurut H. Afkharuddin, anggaran media DPRD yang sebesar Rp. 50 juta tersebut bukan untuk per triwulan, melainkan untuk anggaran selama satu tahun.

Begitu juga ditambahkan oleh H. Afkharuddin, adapun besaran per triwulan anggarkan yang akan dicairkan untuk kepentingan cetak buletin sebanyak 5.000 eksamplar tersebut, besarannya sekitar 16 juta, bukan 50 juta per tri wulan sebagaimana diberitakan oleh CR, lanjutnya. Selain itu, H. Afkharuddin juga menanggapi soal adanya penilaian negatif dari beberapa Kepala Biro Media terbitan lokal yang menyebutkan DPRD telah mendiskriminatifkan media-media lokal yang ada.

“Dalam hal ini saya rasa tidak ada kaitannya dengan pernyataan beberapa kepala biro tersebut,  kami juga di DPRD tidak merasa mendiskriminatifkan media-media yang sudah ada, karena kami tetap mengakomodir media-media yang ada dengan cara berlangganan, dan pernyataan beberapa biro media itu saya nilai tidak beralasan, karena kita menerbitkan Buletin DPRD ini sudah ada anggaran khusus,” katanya.

Sementara itu ditempat terpisah Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) H. Khairul Rizal, saat dikonfirmasi media ini melalui What’s APP terkait dengan sebaran Buletin DPRD tersebut, ia menyampaikan dengan singkat, bahwa kami Anggota Dewan hanya menerima barangnya saja, kalo masalah sebaran saya rasa awak media perlu balik tanya ke Sekwan Kabupaten Lombok Timur. sejauh mana pengetahuannya, karena buletin ini dibagi merata ke 50 anggota dewan dan masing-masing anggota membagikannya di dapilnya masing-masing.

“Perlu kita ketahui di Lotim Ada 5 dapil dari 20 kecamatan dan 254 desa/kelurahan, 1350 dusun/lingkungan serta 1,3 juta jiwa jumlah penduduk,” singkatnya. (Ari)