
Muhammad Tahir, Kepala Desa Lepak Timur, Kecamatan Sakra Timur saat ditemui wartawan di Taman Rinjani Selong, Sabtu (27/2/2016) menyatakan keseriusan para kepala desa se-Lombok Timur yang akan menduduki Pendopo Dua Lombok Timur.
Lombok Timur, CR- Sampai dengan saat ini delapan puluh persen kepala desa se-Lotim sudah menyatakan kesiapannya untuk menguasai pendopo dua, tapi jangan salah, mereka bukan bermaksud berbuat anarkhis, mereka ingin menduduki pendopo dua pada tahun 2018 sebagai langkah untuk membangun masyarakat Gumi Selaparang ini.
“Kami bersepakat untuk mengentaskan permasalahan di desa salah satu caranya adalah dengan berada langsung di dalam penentu kebijakan di pemerintahan, baik di level kabupaten maupun propinsi, oleh karena itu, kami berencana mendudukkan Lalu Muhir , Ketua Forum Kepala Desa (FKKD) Lotim di pendopo dua pada tahun 2018 nanti,” ungkapnya.
Pria yang identik dengan topi coboy tersebut menambahkan, Bupati Lombok Timur ke depan harus didampingi oleh wakil yang memiliki pengalaman dalam memimpin masyarakat desa, agar hubungan pemerintah kabupaten dengan desa dapat berjalan sinergis. Untuk mencapai keinginan tersebut tidaklah sulit, karena rata-rata para kades memiliki kekuatan minimal 59 persen suara untuk untuk duduk menjadi kepala desa masing-masing, inilah yang akan menjadi modal utama untuk mencapai tujuan itu.
Setidaknya dengan menempatkan kepala desa sebagai wakil bupati, Lotim akan dipimpin dan dikelola oleh orang yang tahu persoalan di desa dengan tujuan agar semua kebijakan birokrasi yang selama ini menghambat kinerja kepala desa dan masyarakat dalam mengelola dan membangun desa dapat disingkirkan jauh-jauh, tandasnya.
Tidak ada yang mustahil dalam politik, untuk permasalahan ini kami sangat serius karena masyarakat desa ingin lebih leluasa membangun desa tanpa hambatan birokrasi yang tidak masuk akal, pungkasnya.
Lalu Muhir, Ketua FKKD Lotim yang dikonfirmasi melalui selularnya menyatakan kesipannya secara mental untuk maju sebagai wakil bupati pada 2018 mendatang.
“Sebagai ketua yang diamanati oleh anggota untuk misi besar ini, saya harus bersiap, mereka percaya kepada saya maka saya harus menajalankannya”, ujarnya singkat.
Saat ditanya tentang calon yang akan didampinginya, Lalu Muhir sepenuhnya menyerahkannya kepada para kepala desa.
“Saya serahkan sepenuhnya kepada para kepala desa, mereka punya tim dan mereka yang punya keputusan, saya tinggal menjalankannya”, ujarnya.(DS)

