
Bima, Corong Rakyat– Bertempat di kediaman Ketua Umum Forum Komunikasi Masyarakat Bima (FKMB) asal Tonggorisa di Kota Bima, Rabu (03/02) menggelar pertemuan dan silaturrahim dengan seluruh tokoh masyarakat asal Tonggorisa yang ada di Kota Bima, adapun acara seperti itu rutin dilakukan sekali dalam satu bulan, dengan tujuan untuk memperkokoh tali silaturrahim dan mempererat rasa persaudaraan antara sesama suku Tonggorisa, dalam acara tersebut dihadiri oleh segenap toko-tokoh Tonggorisa yang tergabung dalam dalam Forum Komunikasi Masyarakat Bima (FKMB) asal Tonggorisa yang ada di Kota Bima, antara lain Drs. Usman, Drs Nurdin, Al-Ustadz, Drs. H. Abakar H. Hasan mantan ketua MUI Kota Bima, H. Muhtar H. Mansyur MSI, H. Sudirman MAP, H. Syafruddin H. Dahyar MPd,
Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Bima (FKMB) asal Tonggorisa di Kota Bima, H. Jubair H. M. Hasan,SKm, M. Kepada Corong Rakyat mengatakan, tujuan utama wadah ini dibentuk untuk menyatukan semua komunitas warga Tonggorisa, karena dinilai cukup banyak yang ada di Kota Bima, dengan adanya wadah ini untuk memudahkan pendataan dalam rangka mengetahui jumlah warga Tonggorisa yang berdomisili didalam Kota Bima, sehingga dapat melakukan koordinasi yang bagus, bila ada kegiatan apapun sudah memiliki data base warga Tonggorisa itu sendiri, tanpa undanganpun kita sudah sepakat melalui kontak handphon bisa dilakukan.
Selanjutnya supaya keberadan wadah ini legal kita buatkan Akta Notarisnya, yang kepengurusannya untuk mendapatkan Surat Keputusan (SK) sampai ke tingkat Kementerian Hukum dan Ham (Menkumham).
“Sekarang kami sudah mencoba memulai dalam tahapan pelaksanaan, pembentukkannya diawali dengan penyusunan struktur pengurus dan setelah disepakati akan dipinitifkan, lalu kita bawa struktur tersebut ke Notaris untuk ditindaklanjuti, setelah itu baru kita exsyen, “tutur Aji penuh semangat.
Ia menambahkan bahwa selama ini forum ini lebih banyak bermain pada tataran arisan dan ceramah agama saja, padahal sebenarnya bukan hanya kegiatan itu saja yang dilakukan, kita butuhkan sentuhan kegiatan lain, kedepan kami punya gambaran kegiatan lain, kami ingin aktifkan kegiatan seperti kegiatan seni, olahraga dan pengabdian masyarakat, sehingga wadah ini menjadi wadah yang dinamis dan mampu melaksanakan kegiata-kegiatan lain, seperti kegiatan kemasyarakatan, kerohanian yang pada akhirnya komunitas ini akan terhubung dengan kegiatan-kegiatan yang positif dalam rangka membantu pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyakat, khususnya masyarakat Tonggorisa yang ada di Kota Bima,
“itulah program-program yang akan kami jalankan nantinya, supaya kita tidak selalu bermain dalam tataran kegiatan pengisian kerohanian, ceramah agama, bantuan masjid yang oreantasinya pada masjid Tonggorisa saja, sekarang kita harus hilangkan dikotomoi semacam itu, walaupun kita komunitas Tonggorisa, tidak hanya masjid Tonggorisa yang harus kita bantu, akan tetapi masjid mana saja yang memenuhi syarat dan kriteria untuk dibantu tetap kita bantu, sesuai kebutuhannya masing-masing,“ungkapnya memperjelas pernyataannya diatas. (RD)

