Lombok Timur—Suasana penuh syiar dan semangat keislaman mewarnai peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Kabupaten Lombok Timur, Senin (15/6).
Ribuan peserta dari berbagai desa, sekolah, organisasi kemasyarakatan, majelis taklim, serta instansi pemerintah turut ambil bagian dalam pawai alegoris yang berlangsung meriah di pusat Kota Selong.
Pawai alegoris tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dalam rangka memperingati datangnya Tahun Baru Islam.
Masyarakat tampak antusias menyaksikan berbagai penampilan bernuansa Islami, mulai dari atraksi budaya religius, hingga lantunan shalawat dan takbir yang menggema sepanjang jalur pawai.
Dalam perayaan tahun ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur juga menghadirkan dan menggerakkan seribu Tembolak Beak (merah) yang turut memeriahkan jalannya pawai. Kehadiran Tembolak Beak tersebut menjadi simbol kuat bahwa masyarakat Lombok Timur tetap menjaga dan melestarikan adat istiadat serta budaya warisan leluhur yang berpadu harmonis dengan nilai-nilai Islam. Tradisi ini sekaligus menunjukkan identitas Lombok Timur sebagai daerah yang kaya akan budaya religius dan menjunjung tinggi kearifan lokal.
Kabupaten Lombok Timur yang dikenal sebagai daerah dengan tradisi keislaman yang kuat kembali menunjukkan identitasnya sebagai wilayah yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama, budaya, dan adat istiadat. Nuansa religius sangat terasa sepanjang kegiatan berlangsung, mencerminkan kecintaan masyarakat terhadap syiar Islam yang telah mengakar dalam kehidupan sosial masyarakat Sasak.
Peringatan 1 Muharram bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk melakukan muhasabah diri, memperkuat keimanan, serta menumbuhkan semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik sesuai tuntunan Allah SWT dan Rasulullah SAW. Semangat hijrah tersebut juga tercermin dalam upaya menjaga keseimbangan antara kemajuan zaman dengan pelestarian tradisi dan budaya yang menjadi jati diri masyarakat Lombok Timur.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat persatuan dan kebersamaan, serta menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari.
Semangat Tahun Baru Islam diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat kepedulian sosial, dan bersama-sama membangun Lombok Timur yang Sejahtera,Maju,Aman,Religius dan Transparan(SMART).
Gemuruh takbir, tahmid, dan lantunan shalawat yang mengiringi pawai, berpadu dengan semarak seribu Tembolak Beak yang menghiasi jalannya kegiatan, menjadi gambaran indah tentang eratnya hubungan antara Islam dan budaya dalam kehidupan masyarakat Lombok Timur.
Sebuah warisan nilai yang terus dijaga sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus penghormatan terhadap tradisi yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. (Asrori CR)

