Lombok Timur – Aktivis Muda Lombok Timur Pandi Ahmad soroti menu MBG Yayasan Keluarga Sejahtera Dusun Penendem, dalam keterangannya kepada corong rakyat pandi mengungkapkan bahwa menu untuk tiga hari yang dihidangkan dapur tersebut, tidak sesuai dengan harga yang sudah di tetapkan.
“Jika kita lihat menunya, menu tersebut gak sesuai harga atau tidak logis dengan harga yang sudah ditetapkan oleh standar Badan Gizi Nasional (BGN), apalagi menu tersebut di rapel selama tiga hari, lama di rapel itu tidak boleh dalam ketentuan yang sudah ditetapkan oleh BGN”, Ujar Pandi.

Lebih lanjut lagi, pandi menyampaikan bahwa temuan ia dilapangan terkait menu yang dihidangkan SPPG Yayasan Keluarga Sejahtera Dusun Penendem tidak sesuai dengan cetak biru Program MBG yang digaungkan Presiden Prabowo Subianto.
“Fakta dilapangan yang saya temukan menu yang dibagikan sangat jauh dari kategori memenuhi gizi yang diharapkan presiden,” Lanjut Pandi.
Terakhir, Pandi mendorong dan menekankan agar BGN segara menindaklajuti temuan tersebut, karena jika tidak segara di tindak lanjuti hal ini sangat berpotensi menghambat cita-cita mulia Presiden Prabowo Subianto.
“Kami harapkan BGN segera memberikan suspen atau memberi tindakan menutup langsung dapur yang ada di Dusun Penendem, Desa Senyiur, Kecamatan Keruak,” Tegasnya.

