Lakukan Survei Faktual, Ketua Baznas RI Nilai RSUD Lombok Timur Layak Jadi Rumah Sehat Baznas

 

LOMBOK TIMUR – Rencana pembangunan Rumah Sehat Baznas (RSB) di Kabupaten Lombok Timur, masih memasuki tahap proses administratif. Hal ini disampaikan oleh Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI, Dr. Sodik Mudjahid, saat melakukan kunjungan langsung ke lokasi Rumah Sakit Labuhan Haji yang direncanakan beralih fungsi menjadi Rumah Sehat Baznas, Kamis (23/4).

Kunjungan tersebut turut didampingi oleh Prof. Dr. Hamdan Zoelva dan, rombongan Baznas RI, serta unsur pimpinan Baznas NTB. Rombongan disambut langsung oleh Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, didampingi Sekretaris Daerah HM. Juaini Taofik, serta jajaran pimpinan Baznas Lombok Timur (Lotim).

Dalam keterangannya, Sodik Mudjahid menyebut bahwa Pemerintah Kabupaten Lombok Timur telah mengajukan permohonan resmi kepada Baznas RI terkait alih fungsi dan pengembangan fasilitas tersebut. Namun, karena kepengurusan Baznas RI saat ini masih tergolong baru, keputusan lanjutan akan dibahas melalui mekanisme rapat pleno pimpinan.

“Secara administratif, Pak Bupati sudah menyampaikan suratnya. Karena kami pengurus baru, ini akan kami proses dalam rapat pleno. Insya Allah bulan ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga meninjau langsung kondisi fasilitas dan peralatan kesehatan yang tersedia di lokasi calon RSB. Ia menilai secara umum sarana yang ada telah memenuhi standar dasar untuk pengembangan Rumah Sehat Baznas.

“Terkait kelayakan rumah sehat dalam pengembangan layanan kesehatan kepada masyarakat kurang mampu, sudah bisa dipastikan layak. Secara umum sudah memenuhi standar rumah sehat Baznas, tinggal pengaturan alokasi anggaran,” tegasnya.

Ketua Baznas RI mengapresiasi langkah konkret dan kinerja Bupati Lombok Timur dalam penguatan peran Baznas di daerah. Ia juga menyebut Lombok Timur termasuk dalam peta Baznas RI sebagai daerah yang tergolong mandiri.

“Pak bupati bersama direktur telah menunjukkan kami beberapa alat dan alatnya cukup bagus. Hanya persoalannya ke depan bagaimana kita mengembangkannya saja. Mudah-mudahan Baznas pusat dan NTB bisa mendukung program bapak bupati dalam pengembangan Baznas,” ujarnya.

Sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya setempat, Ketua Baznas RI terlihat sumringah mengenakan sapu khas Sasak selama kunjungan berlangsung.

Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, berharap dukungan penuh dari Baznas RI dan Baznas Provinsi NTB. Ia juga dipersilakan untuk mengajukan dana ke pusat guna melaksanakan program pengentasan kemiskinan, termasuk perbaikan rumah tidak layak huni.

Sebelumnya, pada tahun 2025, Baznas RI juga pernah mendorong Baznas Lotim untuk terus meningkatkan pungutan zakat, infak, dan sedekah. Perolehan zakat Lotim yang mencapai Rp20 miliar dinilai masih kurang dibanding potensi besar daerah dengan jumlah penduduk yang cukup banyak. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *