Tidak kurang dari 120 Guru Tidak Tetap (GTT) di Lombok Timur tidak bisa ikut perekrutan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di tahun 2022.
LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Hal tersebut disebabkan karena formasi P3K sesuai dengan mata pelajar yang mereka pegang tidak ada kuota di tahun ini. Padahal para GTT ini sebelumnya telah lulus passing grade dalam perekrutan tahun 2021.
Terhadap persoalan itu, ratusan GTT tersebut sempat datang mengadu ke DPRD Lombok Timur. Dalam pertemuan itu mereka mempertanyakan kenapakuota formasi P3K sesuai dengan mata pelajar yang mereka ampu tidak mendapatkan kuota di tahun ini.
Di sisi lain, ratusan GTT telah lama mengabdi. Pertemuan itu juga dihadiri oleh pihak dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur.
” Mereka tidak bisa diakomodir dalam perekrutan P3K ini karena berdasarkan analisis kebutuhan guru kita di Lombok Timur, mata pelajar yang mereka ampu telah penuh. Tidak mungkin juga kita akan mengangkat kalau rumah mereka untuk mengajar itu tidak ada. Dan kita juga tentunya endak mungkin akan gaji orang tidak bekerja. Itu kan kita yang salah ” kata Kadis Dikbud Lombok Timur Izzuddin.
Pengajuan formasi P3K ini terang dia pihaknya tentu mengacu pada analisis kebutuhan guru. Di Lombok Timur sendiri ada sejumlah mata pelajar yang analisa kebutuhan gurunya telah penuh.
Diantaranya Bahasa Inggris, Matematika, IPS termasuk juga mata pelajar IPA. Itulah yang menjadi acuan mereka mengajukan formasi sesuai dengan kebutuhan.
“Dasar kita mengajukan formasi ini adalah analisis kebutuhan guru. Persoalan lainnya, sebagian dari GTT telah mengambil formasi di luar Lombok Timur dalam perekrutan P3K tahun sebelumnya. Dan mereka pun terpaksa kita keluarkan dari formasi di Lombok Timur. Ketika tidak bisa diakomodir semestinya mereka mengadu ke kabupaten tempat mereka telah mendaftar tahun sebelumnya,” ungkap dia
Para GTT yang tidak bisa terakomodir di tahun ini diminta untuk tetap bersabar. Sebab perekrutan P3K masih akan tetap berlanjut sampai tahun berikutnya.
Apalagi di tahun mendatang akan ada sekitar 400 guru yang pensiun. Dengan demikian maka guru yang tidak bisa terakomodir di tahun terbuka lebar peluangnya untuk ikut dalam perekrutan tahun berikutnya.
” Tetap akan ada peluang untuk kita ajukan formasi di tahun berikutnya. Terutama untuk Bahasa Inggris. Apalagi SD penggerak ini di tahun berikutnya diharuskan untuk dibuatkan formasi Bahasa Inggris,” sambungnya
Diketahui untuk tahun ini Lombok Timur mendapatkan kuota P3K sebanyak 2.397 formasi. Terdiri dari formasi untuk tenaga guru, kesehatan dan formasi teknis lainnya. Bahkan formasi yang didapatkan Lombok Timur ini paling banyak dibandingkan dengan kabupaten/kota lainnya.
Dari 2.397 formasi P3K yang didapatkan didominasi formasi tenaga guru sebanyak 2.075 formasi. Untuk formasi guru ini, yang paling banyak adalah guru agama yaitu sekitar 1 ribu formasi, selanjutnya formasi guru olahraga. Kedua formasi terbanyak adalah bidang kesehatan sebanyak, 255 formasi sisanya tenaga teknis sebanyak 85 formasi. (Pin)

