Disdag Lotim akui persoalan pupuk bersifat kasuistik dan langsung ditindaklanjuti, hanya saja masih ada distributor yang belum lakukan laporan rutin jumlah stok yang telah disalurkan setiap bulannya.
LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Kepala Bidang Bahan Pokok Penting (Bapokting) Dinas Perdagangan (Disdag) Lombok Timur, Usman mengatakan adanya keluhan petani terhadap harga pupuk subsidi yang di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) di tingkat pengecer bersifat kasuistik, dan langsung ditindaklanjuti pihaknya dengan langsung meninjau ke tingkat pengecer, namun tidak mendapat keganjilan.
“Mungkin ada kasuistik, kami langsung monitoring ke bawah, tapi normal saja. Kalau ada permainan kami harap APH menindaknya,” kata dia Selasa (25/01/2022).
Diakui dia, terkait dengan distribusi pupuk hingga ke tingkat kelompok tani merupakan ranah dari Dinas Pertanian. Sementara pihaknya hanya memantau harga dan menerima laporan berkala per bulan dari 8 distributor pupuk yang ada di Lotim, berkaitan dengan stok pupuk yang telah disalurkan ke tingkat pengecer.
“Kita surati distributornya, tapi memang masih ada distributor yang tidak melaporkan stok yang telah disalurkan secara rutin per bulan ke kami,” ulasnya.
Masih sambung dia, terkait dengan berapa jumlah tonase pupuk yang disalurkan oleh produsen ke tingkat distributor, lalu distributor ke tingkat pengecer pihaknya tidak mengetahui secara pasti, tapi yang jelas terjadi pengurangan kuota pupuk subsidi dari tahun sebelumnya.
“Kita tidak tau berapa jatah mereka, itu kan bisnis antara mereka,” tandasnya. (Pin)


Dong seneng kita ,,hanya duduk di bangku dines terima laporan,, tgl satu terima gaji,, sementara laporan dan keluhan masyarakat tidak ditindak lanjuti