Camat Labuhan Haji Pesimis RTLH Tercapai Dengan Baik

Camat Labuhan Haji
Camat Labuhan Haji Jumadil SIP

Lombok Timur, Corong rakyat – Terkait dengan adanya pernyataan Kepala Desa Labuhan Haji, Safrudin, SE beberapa waktu lalu, terkait dengan bantuan Rumah Tidak Layak Huni hanya diperuntukan bagi masyarakat yang siap.Dalam artian masyarakat yang memiliki dana swadaya.

Pernyataan Kepala Desa Labuhan haji tersebut ditanggapi serius oleh Camat Labuhan Haji. Menurut Camat Labuhan Haji Jumadil, SIP. saat ditemui wartawan di Labuhan Haji senin (28/09/2015) menyampaikan, jika demikian adanya
maka akan sangat wajar implementasi RTLH yang telah diprogramkan oleh pemerintah yang dianggarkan dari dana APBN , APBD serta dari dana ADD tersebut pesimis akan dapat tercapai dan terselesaikan dengan baik, sebagaimana harapan pemerintah, pasalnya di daerah ini masyarakat miskin kita tak selamanya memiliki dana swadaya untuk dapat menunjang program RTLH yang katanya pro rakyat tersebut.

“Kendati harapan kita dalam implementasinya, semua program bantuan prorakyat yang diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat tersebut dalam implementasinya dapat berjalan terus alias tidak mubazir, akan tetapi jika pemerintah desa mengklasterkan masyarakat seperti itu,jelas akan selamanya memberikan dampak buruk bagi masyarakat miskin atau masyarakat yang benar-benar tidak mampu berswadaya , ” sampainya.

Aturan bantuan RTLH memang tertulis seperti itu dalam Juklak/Juknisnya, akan tetapi apakah pemerintah desa tidak akan mampu berbuat bagi masyarakatnya, menurutnya mungkin dengan menghidupkan jiwa gotong royong pada masyarakat itu sendiri kita akan dapat membantu masyarakat yang tidak memiliki swadaya seperti itu, sementara ini di wilayah Kecamatan lab. Haji, khususnya desa Labuhan Haji masih banyak rumah kumuh masyarakat yang perlu dibantu.

Adapun rencana kedepan, untuk dapat meratakan program bantuan RTLH tersebut bagi masyarakat yang berhak, pihak kecamatan akan melakukan rapat evaluasai dengan seluruh kepala desa yang ada, dalam rangka mencari solusi bagi masyarakat miskin yang tidak memiliki dana swadaya dalam menunjang program pemerintah tersebut, bila perlu masyarakat-masyarakat tersebut kita usahakan untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah provinsi NTB. (Ari)