Dampak sosial ekonomi dari Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang dinyatakan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization) sebagai pandemi ini di atensi serius oleh Tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lombok Timur terutama ketersediaan pangan bagi masyarakat.
LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id.- Kondisi pangan di Lombok Timur (Lotim) saat ini masih dalam kondisi stabil, hal itu disampaikan Komandan Kodim 1615/Lotim, Letnan Kolonel Inf Agus Prihanto Donny, S.Sos., Jumat (01/05/2020).
Apalagi tambah Dandim, dengan Panen Raya yang telah dilakukan Kodim 1615/Lotim bersama para petani, ketersediaan pangan di Lotim masih aman.
Ia juga menyampaikan, melihat banyaknya stok pangan di Lotim saat panen raya yang telah dilakukan Kodim 1615/Lotim bersama para petani kemarin masih sekitar 7000 ton, itu membuat stok pangan di Lotim masih aman.
“Kita dari Kodim 1615/Lotim bersama Bulog dan instansi terkait lainnya melakukan pengawalan dan bersama-sama masyarakat menjaga hasil ini, jangan sampai tidak sesuai peruntukan dan amburadul cadanagan kita. Oleh karena itu, kami dari Kodim 1615/Lotim tetap melakukan pengawasan.” ujar mantan Danyonif 742/SWY tersebut.
Selain itu, Kodim 1615/Lotim juga bekerja sama dengan Kepolisian berupaya untuk menahan aliran pangan tersebut agar jangan sampai keluar. Dandim 1615/Lotim ini meyakini pangan yang ada di Lotim tidak akan bisa keluar dimasa pandemi ini.
Seperti diketahui, penyebaran COVID-19 pada sebagian besar negara-negara di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, menunjukkan peningkatan dari waktu ke waktu dan telah menimbulkan korban jiwa dan kerugian material yang semakin besar, sehingga berimplikasi pada aspek sosial, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat. (Red)






