Kepala Desa Tanak Kaken dan Lentera Selatan Institut Dukung Kebijakan Bupati Mengenai Pengelolaan Sampah Melalui Program Zero Waste.29/02.
LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id -Lentera Selatan Institut (LSI) dan Pemdes Tanak Kaken semakin serius menjajaki realisasi program Zero Waste dalam waktu dekat, hal ini ditandai dengan pertemuan Kepala Desa Tanak Kaken, L. Salikin dan pembina Lentera Selatan Institut, L. Yazid Sururi, Ph.D dan pegiat Zero Waste, Khairil Anwar, di kediaman L. Salikin pada Sabtu malam (29/02/2020).
L. Salikin selaku Kepala Desa Tanak Kaken menyatakan, jika Pemerintah Desa Tanak Kaken akan berusahan mewujudkan program Zero Waste dalam waktu dekat.
“Karena arahan Bupati Lombok Timur mengenai pengelolaan sampah sudah tegas dan bersifat urgen untuk segera di eksekusi oleh pemerintah Desa di wilayah Kab. Lombok Timur,” Ujarnya ringkas.
Menanggapi harapan besar dari Kepala Desa Tanak Kaken tersebut, L. Yazid Sururi, Ph.D, selaku pembina Lentera Selatan Institut menyatakan jika pihaknya siap untuk membantu, utamanya dalam bidang teknis, ditambahkannya pula jika Lentera Selatan Institut berharap jika pemerintah desa untuk segera merampungkan regulasi berupa Peraturan Desa (PERDES) tentang program Zero Waste.
Hal itu menurutnya sangat penting, supaya kegiatan implementasi nantinya memiliki payung hukum yang jelas, dan dijadikan pedoman pelaksanaan.
“Utamanya terkait dengan alokasi penganggaran untuk pengadaan tempat, pola hubungan pengelolaan dengan pihak mitra dan struktur pengorganisasian secara holistik dan komprehensif kedepannya,” Pungkasnya.
Muh. Fikri selaku Direktur Lentera Selatan Institut beserta anggotanya mengamini akan hal itu, bahkan Fikri, sapaan akrabnya siap untuk membantu pemerintah Desa guna mengembangkan jaringan dan menjalin kerjasama dengan pihak-pihak terkait, agar program Zero Waste yang akan diaktualisasikan.
“Pemerintah Desa Tanak Kaken berkelanjutan dan tidak berhenti di tengah jalan, seperti yang telah banyak terjadi di tempat lain,” Tutup Fikri. (Cr-09).

