Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Lombok Timur memberikan bantuan kepada salah seorang warga yang terkena penyakit kulit melepuh di Dusun Saleh Sungkar, Desa Labuhan Lombok, Kec. Lombok Timur. 15/02.
LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id -Kegiatan memberikan bantuan ini, sebagai bentuk kegiatan sosial dari HMI-KAHMI dengan perinsip HMI-KAHMI harus tanggap melihat kondisi sosial masyarakat.
Adalah Muhaidin, seorang anak yatim yang masih berusia 14 tahun, kelas 2 SMP, yang beralamatkan Desa Labuhan Lombok Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur.
Menurut hasil Lab, Muhaidin terkena penyakit kulit melepuh (Pemtigus), yang sudah di rasakannya selama 5 bulan karena Proses pengobatan tekendala KK dan kis yang tidak sesuai.

Sementara itu Ketua Presidium Kahmi Lombok Timur, Saparudin, S. Ag,.M.Pd,I mengatakan bantuan yang di berikan kepada keluarga Muhaidin di dapatkan dari Kelurga Besar Alumni Hmi dan Hmi cabang Selong besama menggalang dana kurang lebih 4 hari.
“Alhamdulillah kita bisa memberikan bantuan kepada saudara kita yang sakit ini sekitar 4 juta lebih, kemudian beras, kebutuhan sehari-hari dan kebutuhan untuk berobat,” Ujarnya
Saparudin yang juga merupakan pengurus Ponpes Jihadul Muslimin Nw Batu Pengilik itu menambahkan, pemerintah harus lebih tanggap melihat kondisi ril di lapangan, seperti contohnya saat ini, harus di keroyok oleh banyak pihak untuk cepat tanggap mengatasi persoalan-persoalan seperti ini.
“Tapi seringkali kita lebih dulu mendapatkan informasi dari LSM, OKP yang saya lihat lebih tanggap dari pemerintah, karena itu harapanya supaya pemerintah lebih tanggap dengan lembaga-lembaga yang dia miliki seperti Basnas, Pemerintah sampai ketingkat Desa, supaya cepat merespon dan memberikan solusi untuk langkah apa yang harus lakukan, seperti saudara kita ini sudah berbulan-bulan berharap kesembuhan dari jasa dukun, seharusnya hal seperti ini harus cepat di tangi oleh medis,” Pungkas Saprudin
Lebih jauh Saparudin berharap, Pemerintah supaya cepat bantu, tidak hanya bantuan dalam bentuk uang kemudain selesai, tapi justru yang kita harpakan bagaimana dia bisa cepat tertangi dengan baik secara teknis oleh pemerintah Lambok Timur.
“Kemudian kondisi rumahnya saya lihat sangat tidak layak maka ini penting juga di lihat oleh pemerintah, agar dia juga layak tempat tinggalnya, karena ketidaklayakan rumahnya ini juga menjadi pemicu rentan terkena penyakit,” Tutup Saparudin yang juga Mantan Ketum HMI Cabang Selong itu. (Cr-09).

