Peringati HPN, Dispar dan FJLT Lounching Lomba Karya Jurnalistik

Dalam rangka turut mengisi Hari Pers Nasional (HPN) 2020, Forum Jurnalis Lombok Timur (FJLT) menggelar mimbar bebas bertemakan “Mewujudkan Jurnalis Bermartabat”.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id -Bertempat di simpang empat Taman Makam Pahlawan Selong, Rabu (12/02/2020), kegiatan diisi dengan pembagian stiker kepada pengguna jalan yang melintas. Hal ini juga sebagai bentuk sosialisasi terhadap masyarakat, terkait keberadaan FJLT yang telah terbentuk pada tanggal 25 Januari lalu.

Pada kesempatan itu juga dilakukan lounching Lomba Karya Jurnalistik, sekaligus penanda tanganan Memorandum of Understanding (MOU) antara FJLT dan Dinas Pariwisata (Dispar) Lotim.

Rusliadi, Ketua FJLT mengatakan keberadaan FJLT di Lombok Timur untuk membentuk wartawan Lombok Timur menjadi wartawan yang bermartabat. Sesuai dengan tema yang diangkat pada hari itu.

Melalui karya tulisnya, wartawan bermaksud memberikan kritik demi perubahan yang lebih baik bagi pembangunan yang lebih baik. Terutama bagi pembangunan di Lombok Timur.

“Karya itu bukanlah karya yang menjatuhkan, tapi karya terbaik sebagai kritik perubahan suatu bangsa,” jelasnya.

Melalui MOU yang ditanda tangani pada hari itu, Rusli menyampaikan harapan agar melalui karya tulis terkait pariwisata dapat meningkatkan kunjungan ke Lombok Timur. Dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

“Mengangkat pariwisata Lotim, menjadikan Lotim mendunia. Sehingga menarik kunjungan wisatawan ke Lotim, dan menjadikan masyarakat sejahtera,” ucapnya.

Para pemenang dalam Lomba Karya Jurnalistik tersebut, nantinya akan mendapatkan hadiah dengan total Rp. 20 juta. Serta melibatkan seluruh media dengan  platform berbeda, baik media online, cetak, televisi, dan radio.

Sementara itu, Kadispar Lotim, Mugni, menyambut positif keberadaan FJLT sebagai wadah pemersatu wartawan di Lombok Timur.

Ia pun berterimakasih atas dukungan wartawan dalam Lomba Karya Jurnalistik yang turut membantu promosi pariwisata Lombok Timur.

“Mudahan dengan kerjasama Dinas Pariwisata dan wartawan dapat membantu kemajuan pariwisata,” harapnya.

Menurtnya, berita positif terkait destinasi, dan kondisi keamanan Lombok Timur dapat dipublikasikan secara masif. Serta meminimalisir isu negatif yang dapat menurunkan minat kunjungan wisatawan ke Lombok Timur.

“Pariwisata masa depan kita, mari kita sama-sama membangun pariwisata,” ajaknya. (Cr-09).