Badan kepegawain dan pengembangan SDM (BKPSDM) Lotim tengah menyelesaikan verifikasi dan supervisi berkas Calon Pegawai Negri Sipil (CPNS) Lotim tahun 2019.
Lombok Timur, Corongrakyat.co.id- Saat ini jumlah pendafar CPNS sampai hari terahir 12.771 dari yang demikian akan di plenokan besok karena ada 1.678 yang masih di anggap bermasalah belum berani di anggap memenuhi syarat (MS) tergantung dari hasil pleno yang akan di lakuakn hari jumat besok.
Ditemui wartawan Corong Rakyat, Kamis (12/12/2019) Sekertaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Lombok Timur, Lalu Alwan Wijaya mengatakan, peserta yang sudah memenuhi syarat (MS) ada 11.093 orang untuk ikut tes SKD.
Adapun dari 1.678 yang bermaslah ini nantinya akan dipastikan apakah akan tetap ikut tes atau terjadi perubahan.
“Insyaallah besok kalau sudah jelas kami akan pastikan berubah, artinya ada permasalahan-permasalahan, kalau memang itu kami rasakan tidak terlalu bermasalah maka bisa saja itu kita MS kan, tapi kalau dari segi regulasi itu bermasalah itu kita akan tetap TMS KAN,” tambahnya.
Adapun persoalan yang menyebabkanbanyak tidak lolos diantaranya, materainya discen, tandangan yang terpotong, STR yang tidak sesuai, kualifikasi pendidikan yang tidak sesuai dengan jabatan yang di lamar, tidak mengunggah surat pernyataan sepeti yang di persyaratkan, tidak mengunggah ijazah dan transkrip nilai, ijazah yang tidak asli.
Akan di pelenokan besok dan akan di umumkan secara resmi 12 sampai 16 desember, Kendatipun demikian dari 1.678 pendaftar yang masih di anggap tidak memenuhi syarat (TMS) nanti akan ada masa sanggah, artinya nanti yang tidak lulus itu akan membuktikan bahwa apa yang di persyaratkan itu dia punya, dan bisa saja menjadi lulus.
“Artinya peserta bisa menyanggah pantia dengan melampirkan bukti-bukti nyata dengan apa yang di permasalahkan mengenai admistari pendaptaran ini dan Masa sanggah di batasi 3 hari dari tanggal 16-20 setelah di umumkan,” ujar Lalu Alwan Wijaya
Adapun untuk Seleksi Kopentensi Dasar (SKD) lokasinya tetap di gedung Cat BKPSDM dan Pelanksanan tesnya tergantung dari kesepakatan semua yang ada provinsi dan Kabupaten Kota.
Secara randown nasional pelaksanaan pelatihan sekitar tanggal, 27 Januari sampai 28 Februari randown dari pusat, Selama 20 hari, satu hari akan ada lima sesi mungkin akan ada tambahan di hari-hari tertentu jangan sampai lebih dari 20 hari.
Satu hari di tagetkan untuk tesnya 500 orang per-hari dengan persiapan 100 unit komputer dan untuk sehari bisa di lakukan 5 sesi dari pagi sampai sore.
“Harapannya supaya yang sudah lolos untuk mempersiapkan diri untuk Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) ini karna bagaimnapun untuk bisa lolos harus memenuhi Passion Great dan semua peserta tetap sehat karena waktunya cukup lama dan listriknya semoga tidak mati,” tutup Lalu Alwan Wijaya. 12/12. (Cr-10)







