Satuan Sabhara Polres Bima Kota Peduli Bahaya Narkoba

Polres Bima Kota dibawah pimpinan Kepala Satuan (Kasat) Sabhara AKP Sugi Ansar, Selasa (11/04) Lakukan Sosialisasi anti narkoba dengan jalan Konvoi keliling Kota Bima.

Polres Kota Bima Melalui Sat Sabhara Kota Bima dibawah Komando AKP Sugi Ansar kampanyekan Anti Narkoba
Polres Kota Bima Melalui Sat Sabhara Kota Bima dibawah Komando AKP Sugi Ansar kampanyekan Anti Narkoba

Kota Bima, CR– Mobil beriringan dengan mengambil rute mulai disebelah selatan lapangan Serasuba menuju amahami, belok di SPU amahami masuk kebarat jalan pasar Amahami menuju kelurahan tanjung¸ dari kelurahan Tanjung masuk ke jalan gajah mada terus ketimur keluar dilapangan Pahlawan Raba dan langsung menuju kantor Polres Bima Kota.

Disepanjang jalan Kasat Sabhara berorasi mengkampanyekan bahwa narkoba adalah pembunuh, jangan biarkan keluarga kita mati karena Narkoba, jauhi narkoba, dia mengajak seluruh lapisan masyarakat Kota Bima, lewat pengeras suara mobil kepolisian yang ditumpanginya mengajak,

“Ayooooo,,,, kita perangi narkoba, jauhi diri dari narkoba karena narkoba sangat berbahaya dan mematikan, “orasinya.

 

Kepala Satuan (Kasat) Sabara Bima Kota, AKP Saugi Ansar, pada Corong Rakyat mengatakan, kami dari Kepolisian lebih khususnya satuan sabhara bekerja sama dengan Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai perimbangan dari “operasi bersinar” yang dicanangkan diseluruh Indonesia atas perintah Presiden RI, jadi kita sama-sama berkampanyekan secara bersama-bersama memberantas narkoba, “Operasi bersinar perintah Presiden, di NTB sendiri kita lakukan Operasi imbangan, jadi kita sama-sama lakukan ini Atensi dari atas, karena Indonesia sekarang sudah menjadi negara yang darurat narkoba, semua SPN dan Rindam yang biasanya dipakai sebagai tempat untuk sekolahnya TNI sekarang sudah dijadikan lokasi tempat rehabilitasi bagi pengguna narkoba, jadi semua SPN dan Rindam yang kosong semuanya sudah digunakan untuk itu, “ujarnya.

Lanjut Kasat Sabhara ketika ditanya mengenai bagaimana kondisi masyarakat Kota Bima tentang narkoba,  dirinya berkomentar, apalagi Bima ini sudah menjadi Kota, Kabupaten saja di seluruh Indonesia yang keberadaanya dipelosok-pelosok tidak ada yang bersih dari narkoba, semua sudah ada narkoba, karena hampir semua sudah tahu menggunakan narkoba, apalagi Bima yang sudah Kota.

“Kota Bima ini dari tahun ketahun semakin meningkat pengedar maupun penggunanya, karena itu bagian dari kepentingan para gengster, elit-elit tertentu, mereka ingin kaya tapi gunanya tidak ada, “Imbuhnya. (RD)