Untuk memastikan Konsumen Pasar Masbagik, terlindung dari makanan-makanan zat berbahaya, seperti makanan berpormalin, Kepala Pasar ( Kapas ) Masbagik melibatkan Badan Pengawas Obat dan Makanan, bersama Pusat Kesehatan Masyarakat ( Puskemas ) untuk mengawasi jenis makanan di Pasar Masbagik.
Lotim, Corongrakyat.co.id – Untuk menghidari konsumen dari praktik makanan tidak higenis yang berpotensi mengandung zat-zat berbahaya, Kepala Pasar Masbagik melakukan terobosan baru, yang tidak pernah terjadi sebelumnya, yakni menggandengan BPOM Mataram dan Puskesmas Masbagik. untuk turut mengawasi makanan dan minuman yang di jual pedagang tradisional Masbagik.
Kapas Masbagik mengatakan “Terbentuknya pasar sehat dengan kondisi pasar yang bersih , aman terhadap bahan pangan yang di jual dan nyaman untuk warga berbelanja dapat tercipta melalui kerjasama seluruh unit,” Tandasnya Kapas Masbagik Ridwan, S.Pd. ditemui Selasa ( 16/12).
Adapun langkah yang tengah di lakukan untuk mejaga kesehatan barang yang di jual oleh pedangang, kepala pasar (Kapas) Masbagik menggandeng balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), yang dilaksanakan bekerjasama dengan Puskesmas .
Kegiatan ini rutin kita lakukan, adapun kalau ada yang terindikasi memakai pormalin atau boraks itu, kami peringatkan agar tidak di menjualnya karena dapat membahayakan kesehatan, Biasanya bahan pangan berbahaya yang paling sering beredar yakni formalin dan boraks.”tambahnya

selain menjaga kualitas kesehatan barang dagangan, kapas Masbagik juga mengerahkan 8 armada juru bersih dengan pembagian tugas lokasi kebersihan yang berbeda-beda, sehingga lingkungan pasar juga tetap dalam kondisi ramah lingkungan.
Lebih jauh juga kepala pasar mengatakan ketika pasar dalam kondisi aman,bersih dan nyaman, tentu pengunjung atau pembeli juga akan meningkat, otomatis pendaptan juga akan meningkat, mengingat pasar telah menjadi pusat ekonomi warga dan distribusi barang setiap harinya.
Dari segi keamanan pihak pasar Masbagik melalukan penjagaan 24 jam guna menjaga keamanan barang-barang pedagang.
“Kami kerahkan, Pagi 2 orang , sore 2 orang, dan tengah malam saya juga ikut mengontol, bekerjasama dengan polisi masyarakat (Polmas) sehingga alhamdulillah sampai saat ini aman di bandingkan dengan yang dulu,”ujar
Merusak Lapak Beton untuk di jadikan tempat lapak para pedagang, sehingga pedang-pedangan yang tercecer di area parkiran bisa berjualan di sana
Kepala Pasar Masbagik berharap agar penampungan sampahnya di pindah ke tempat lain mengingat lokasi menuju tempat pembuangan sampah, cikar tidak bisa masuk, sehingga terpaksa di buang di samping kantor kepala pasar.
“ Kedepannya tidak ada lagi sampah yang menumpuk di dekatan area jualan pedagang ada area parkiran, apalagi sampah ini menumpuk di samping kantor kepala pasar,” Tutupnya
Di tangan kapas baru Masbagik, para pedagang merasakan banyak perubahan baik dari keamanan dan kenyamanan.
Seperti pengakuan ibu Wiwin, seorang pedagang buah, dia menuturkan “Kita sangat nyaman, karena di berikan kebebasan yang penting maik idap te jualan, Kepala pasarnya juga ramah dan gerasak, dan tidak mau di sogok-sogok, malahan kita yang mau di bantu, seluek kepale pasar lekan daye, ye paling nyaman te ine,” Tutur Ibu Wiwin yang sehari bisa mendaptkan hasil jualan sampai 1 juta perhari. ( Cr-10 )

