Wasekjen PB HMI; Strategi Kebudayaan Harus Dilakukan Dalam Konflik Tanah KEK Mandalika


Wakil sekertaris jenderal pengurus besar Himpunan Mahasiswa Islam (Wasekjen PB HMI) menyarankan pendekatan kebudayaan harus di lakukan oleh Eksekutif maupun Legislatif.

NTB, Corongrakyat.co.id -Permasalahan konflik sipil dan pemerintah sampai saat ini belum ada ujungnya. Sedangkan Sirkuit MotoGP Mandalika tahun 2021 segera di gelar.

Wakil sekertaris jenderal pengurus besar Himpunan Mahasiswa Islam (Wasekjen PB HMI) Saiful Hadi menyarankan pendekatan kebudayaan harus di lakukan oleh Eksekutif maupun Legislatif.

Saiful menambah kan, dulu ketika terjadi konflik sipil pembangunan bandara Internasional yang menelan banyak korban juga memakai pendekatan kebudayaan.

“Saya berharap situasi itu tidak terulang kembali,” Ungkap Saiful.  17/05.

Lebih jauh Saiful mengatakan, Kita semua paham betul karakter masyarkat NTB terutama masyarakat Lombok. Ketika pemerintah mengajak duduk bersama dan mengetuk hati dengan cara pendekatan kebudayaan melalui tokoh-tokoh masyarkat, maka dengan sendiri akan ikut berpartisipasi memajukan daerahnya.

“Karena ini soal tata krama sosial dan kebudayaan ketimuran kita. Ujarnya.

Selain Dirinya juga mengungkapkan, atas nama masyarkat NTB sangat berharap dan optimis. Disektor pariwisata yang berkelas premium oleh pemerintah pusat jangan sampai ada kata gagal, karena ekonomi dunia hari ini lagi terpuruk.

“Sudahi konflik sosial, kedepankan pendekatan budaya, karena hanya di sektor pariwisata ini ekonomi akan mampu pulih kembali,” Tutup aktivis HMI itu. (CR-Wenk).