Wabup pimpin Rakor dan sosialisai Perbaikan Rumah Korban Gempa Bumi

Lombok Timur. CR – Wakil Bupati Lombok Timur (Lotim) , H. Rumaksi SJ, SH, pimpin jalannya Rapat Koordinasi (Rakor) dan sosialisasi perbaikan rumah korban gempa bumi di Lotim.

Rakor dilakukan  jajaran Pemda, TNI/Polri, serta stakeholder terkait lainnya,  konsen membahas perbaikan rumah Rusak Sedang (RS) dan rumah Rusak Ringan (RR).Kegiatan tersebut berlangsung di pendopo Bupati, Kamis (17/1/2019).

Wakil Bupati Lotim, H Rumaksi SJ, dalam sambutannya sekaligus membuka acara rakor, dan sosialisasi menyampaikan, Pemerintah Daerah (Pemda) Lotim, dalam hal ini Bupati telah turun langsung ke lokasi dampak gempa di Daerah ini. Pemda telah menargetkan pembangunan rumah Rusak Berat (RB) sebanyak 9.700 unit, namun fakta dilapangan baru 10 yang sudah di bangun semua aplikator.

Selama ini, Pemda telah memprioritaskan yang Rusak Berat. Sementara untuk rumah RS dan rumah RR, mengharapkan dari Fasilitator dan Aplikator melibatkan bantuan dari pasukan TNI, agar permasalahan untuk RS dan RR, dapat terselesaikan dengan cepat. Pemerintah Lotim juga telah memberikan Rp. 1 juta, untuk setiap KK yang terkena dampak gempa bumi.

Rumaksi juga mengharapkan kepada para kepala desa, untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi kepada masyarakat. Bahwa, bantuan dari Pemerintah diperuntukkan bagi masyarakat yang benar-benar kurang mampu, sesuai data yang telah di ajukan pihak Desa. Namun seperti yang kita ketahui bersama, masih banyak masyarakat yang menganggap dirinya kurang mampu, padahal dilihat dari segi finansial mereka sangat tergolong mampu.

Sementara itu, Komandan Resort Militer (Danrem) 162/Wira Bhakti, Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S. Sos, SH, MH dalam arahannya mengungkapkan, TNI sejatinya mendukung penuh Pemerintah NTB. Tugas kedepan yang kita hadapi, adalah melakukan perbaikan RR dan RS. Dalam hal ini, Babinsa dikatakannya telah dilatih tahap awal 500 personel, untuk menjadi Fasilitator, dan untuk membantu Fasilitator sipil. Nantinya termasuk akan melibatkan rekan anggota Bhabinkamtibmas. Masalah pelibatan Bhabinkamtibmas, pihaknya mengaku sudah melayangkan surat kepada Kapolda NTB.

Danrem berharap, untuk juknis persyaratan administrasi sudah di permudah. untuk RR dan RS serta RABnya, cukup tulis tangan guna mempermudah masyarakat. Nantinya, peran Babinsa yang akan membantu Pokmas, sudah mendapat persetujuan Gubernur NTB.

Lanjutnya, jumlah rumah RR yang akan direhab di Lotim sebanyak 14.000 unit. Jumlah itu, diluar setelah direhab secara pribadi oleh masyarakat sendiri. Ia berharap, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Lotim, nantinya menjadi Tim penilai, sehingga masyarakat mendapatkan apa yang memang menjadi haknya, sesuai kualifikasi kerusakan bangunannya masing-masing.

Untuk Babinsa dan Bhabinkatibas ungkap Danrem, agar segera membuat Pokmas, dengan mendata RR tersendiri dan RS tersendiri dan RR serta RS agar jangan digabung, yang mana selanjutnya nanti, dilaporkan ke Kepala Desa. Apabila telah terbentuk Pokmas, lalu buatkan SK dan laporkan ke BPBD tembusan Kepala Disperkim Lotim untuk mempermudah pencairan dana.

Selanjutnya untuk Kepala BRI juga diharapkan agar membuatkan buku tabungan, didampingi Dandim 1615/Lotim untuk masyarakat yang rumahnya RR dan RS.

Saya berharap kepada Fasilitator sipil dan Fasilitator TNI, niatkan kegiatan ini untuk ibadah mendapatkan barokah dan niat yang tulus untuk membantu sesama.

Acara dilanjutkan dengan Sosialisasi dan dialog yang dipandu oleh perwakilan BPBD Provinsi NTB,  Bpk. Yulianto. (humas)