Update 3 Mei, Warga Lotim Positif Covid-19 Bertambah Satu Orang

Pasien berstatus Dalam Pengawasan (PDP) di Lombok Timur bertambah 7 orang dan 1 orang positif covid-19

LOMBOK TIMUR,Corongrakyat.co.id- Juru bicara Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19, Kabupaten Lombok Timur, Dr. Pathurrahman mengumumkan Pasien yang berstatus Dalam Pengawasan (PDP) di Lombok Timur bertambah 7 orang dan 1 orang positif covid-19. Minggu (03/5)

Dari data yang keluar dari Tim Satgas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Provinsi NTB, 1 orang warga lombok timur positif covid-19 yaitu.

Inisial Tn. AM, laki-laki, usia 32 tahun, penduduk Desa Terara, Kecamatan
Terara, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke Daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak erat dengan pasien Covid-19 nomor 54. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Timur dengan kondisi baik.

Sedangkan Pasien yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tersebeut dua diantaranya dirawat di RSUD R. Suedjono Selong dan lima diantaranya dikarantina terpusat yaitu dirusunawa Labuan Lombok.

Adapun identitas pasien tersebut ungkap Jubir Satgas Percepatan dan Penanganan Covid-19 antara lain,

Inesial SI, Perempuan umur 64 tahun, asal Kecamatan Suralaga, terindikasi kontak erat dengan klaster Gowa Sulawesi Selatan,

Inesial DKD, Perempuan umur 32 tahun asal Kecamatan Pringgabaya, terindikasi kontak erat dengan klaster Gowa Sulawesi Selatan,

Dua Pasien tersebut dirawat di RSUD R. Suedjono Selong, Sedangkan 5 pasien yang berstatus PDP dirawat ditempat karantina terpusat yaitu dirusunawa Labuan Lombok antara lain,

Inesial NU, Laki-Laki, usia 70 tahun asal Kecamatan Pringgabaya, terindikasi kontak erat dengan klaster Gowa Sulawesi Selatan

Inesial BS, usia 7 tahun asal Kecamatan Pringgabaya, terindikasi kontak erat dengan klaster Gowa Sulawesi Selatan.

Inesial AN, Laki – Laki usia 60 tahun asal Kecamatan Pringgabaya, terindikasi kontak erat dengan klaster Gowa Sulawesi Selatan.

Inesial HB, Laki-Laki usia 60 tahun asal kecamatan Sakra, terindikasi kontak erat dengan klaster Gowa Sulawesi Selatan.

Inesial MN, Perempuan, usia 56 tahun asal Kecamatan Sakra, terindikasi kontak erat dengan klaster Gowa Sulawesi Selatan.

Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Lombok Timur, Dr. Pathurrahman mengatakan, dengan adanya penambahan PDP hari, pihaknya sangat berharap kepada masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti himbauan pemerintah.

“Melihat kondisi ini, mari kita sama-sama berdoa, semoga kondisi semua pasien cepat membaik dan negatif dari Covid-19,” Pintanya.

Lebih jauh ia berharap, dukungan semua masyarakat untuk memberikan motivasi, baik kepada petugas, tim medis yang sedang bekerja di Rumah Sakit maupun di lapangan, termasuk memberikan motivasi kepada keluarga dan pasien yang sedang dalam perawatan. (CR-Wenk).