Pemuda Desa Barejulat menjelaskan, Pemerintah Desa sampai saat ini belum dirasakan kehadirannya di tengah-tengah masyarakat. Pemerintah Desa seakan-akan menutup mata dan lepas Tanggung Jawab dalam menghadapi Pandemi Covid-19.
LOMBOK TENGAH, Corongrakyat.co.id -Tidak seriusnya penangan Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) di Desa Barejulat membuat kalangan Pemuda berang. Pasalnya, sampai hari ini Pemerintah Desa terkesan meremehkan Pandemi yang dinyatakan sebagai Bencana Nasional dan telah merenggut 792 nyawa di Indonesia.
Sudarman Effendi, salah satu Tokoh Pemuda Desa Barejulat menjelaskan, Pemerintah Desa sampai saat ini belum dirasakan kehadirannya di tengah-tengah masyarakat. Pemerintah Desa seakan-akan menutup mata dan lepas Tanggung Jawab dalam menghadapi Pandemi Covid-19.
“Pemuda meminta Pemerintah Desa jangan meremehkan Pandemi Covid-19 ini. Sejauh ini kami juga menilai, Kepala Desa sebagai ketua Gugus Tugas, belum melakukan kerja-kerja penangan yang jelas. Informasi dan himbauan masih amburadul. Pembagian APD berupa masker hanya ala kedarnya” ujar pemuda yang biasa di sapa Arman ini.
Selain itu, ia menguraikan, Pemerintah Desa seperti kehilangan akal sehatnya di tengah Pandemi ini, Pemerintah Desa Tidak mengerti skala prioritas dan dirasa mengesampingkan hajat hidup masyarakat banyak.
“Bagaimana mungkin, ketika ditanya tentang masker untuk masyarakat dan penanganan Covid-19, Pemerintah Desa selalu menjawab belum ada dana. Sementara pembangunan pisik berupa Gerbang yang entah untuk apa terus berlanjut. Ini kan seolah-olah tidak mementingkan kesehatan dan hajat hidup masyarakat Desa Barejulat” ujarnya.
Selanjutnya, Arman juga meminta Pemerintah Desa sesegera mungkin menyediakan APD, Masker & Handasanitayzer bagi semua masyarakat Desa Barejulat. Memperhatikan warga yang sedang menjalani isolasi diri dan menjamin terpenuhi kebutuhan ekonominya.
Lebih jauh Ia juga meminta Pendataan Penerima Bantuan bagi yang terdampak Covid-19 yang sedang di lakukan Pemerintah Desa di lakukan dengan transparan dan cermat sehingga tepat sasaran. (CR-Suhandi).

