Tohri: Fraksi NasDem Berharap Polemik JPS-K Tidak Mengkerdilkan Semangat Restorasi

Anggota Komisi IV DPRD Lombok Timur, dari Fraksi NasDem, M. Tohri Azhar memaparkan beberapa hal penting yang semestinya dilakukan secara proaktif dan progresif oleh politisi di Lotim berkaitan dengan dinamika pengadaan Bantuan Sosial (Bansos) Jaring Pengaman Sosial (JPS) Kabupaten.

LOMBOK TIMUR, Corongrakyat.co.id- Ditemui di ruang kerjanya, legislator NasDem ini memberikan pernyataan konstruktif, berkaitan dengan dinamika pengadaan Bansos JPS-K yang mengundang polemik.

Menurutnya, para pihak terkait seyogyanya menimbang nilai manfaat yang lebih luwes, tidak hanya berfikir kalkulasi ekonomi, tapi justeru yang paling utama adalah moralitas yang mengandung nilai pendidikan politik.

“Dalam beberapa hal saya memberikan kritik terhadap tindakan-tindakan yang terkadang saya nilai tidak etis, saya baca banyak intrik permainan demi keuntungan material saja, sementara pemain-pemain ini tidak melihat dampak politik yang cenderung destruktif, marilah kita bersama-sama memberikan contoh dan pendidikan politik yang baik bagi masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, dirinya juga menyinggung tentang sistem penganggaran untuk penanganan Covid-19 oleh pemerintah di Lotim. Tohri menganggap pemerintah seolah dalam penanganan Covid-19 seperti pola pembelanjaan barang, dan tidak memikirkan dampak lain setelahnya, seperti dampak sosial, ekonomi dan politik di tengah masyarakat.

“Harus ada mekanisme yang jelas, tidak boleh masyarakat membaca ketergesaan pemerintah dalam menangani Corona ini, penanganan Covid dengan gempa bumi sangat berbeda. Tapi cenderung kita liat, pemerintah menyamakan pola penanganan gempa dan Corona,” cetusnya.

Di lain sisi, pihaknya baik sebagai anggota DPRD, dan kader NasDem akan terus berupaya untuk menjalankan fungsinya selaku legislator. Sebagai kader yang loyal, dirinya juga mengatakan tetap untuk berjuang berdasarkan cita-cita restorasi yang menjadi tujuan utama.

“Kami dari Fraksi NasDem, di bawah ketua kita Ibu Nurhasanah tidak hanya tinggal diam, kami bekerja keras menjalankan tugas dan fungsi kami, utamanya check and balance system dengan maksimal, itu kami lakukan tidak lain tidak bukan karena semangat restorasi, yang menjadi spirit utama kami, dari NasDem,” pungkas Tohri. (Cr-Pin)